Moskow, Purna Warta – Duta Besar Rusia untuk Organisasi Internasional di Wina, Mikhail Ulyanov, mengkritik negara-negara Eropa atas pendekatan mereka terhadap program nuklir Iran, dengan mengatakan bahwa tindakan mereka telah melemahkan kerja sama antara Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) dan Iran.
Ulyanov mengatakan kepada Al-Mayadeen bahwa tindakan Eropa praktis telah melemahkan upaya diplomatik dan menghambat kerja sama yang konstruktif.
Ia menekankan bahwa sikap seperti itu merusak upaya menuju resolusi politik atas masalah nuklir Iran.
Diplomat Rusia tersebut juga mengumumkan bahwa Moskow dan Beijing sedang mempersiapkan inisiatif bersama baru yang bertujuan untuk menyelesaikan masalah nuklir Iran.
Reaksi tersebut muncul setelah Dewan Keamanan PBB pada hari Jumat memberikan suara menentang rancangan resolusi yang akan mencabut sanksi terkait program nuklir Iran secara permanen.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa langkah tersebut merupakan “tindakan yang melanggar hukum, tidak dapat dibenarkan, dan provokatif” yang merusak proses diplomatik yang sedang berlangsung.


