Rusia Bantah Laporan Evakuasi Kedutaan dari Venezuela

Moskow, Purna Warta – Kementerian Luar Negeri Rusia dengan tegas membantah laporan media yang mengklaim bahwa Moskow telah mulai mengevakuasi kedutaannya di Venezuela, menyebut tuduhan tersebut salah dan menyesatkan.

Baca juga: Para Pemimpin Partai-Partai Keagamaan Pakistan Menekankan Dukungan Penuh Untuk Palestina

Menurut kantor berita RIA Novosti Rusia, Kementerian Luar Negeri mengatakan informasi yang diterbitkan oleh media Barat, termasuk Associated Press, tentang dugaan evakuasi diplomat Rusia dan keluarga mereka dari Venezuela adalah tidak benar. Kementerian menolak klaim bahwa staf diplomatik dan keluarga mereka ditarik dari negara tersebut.

Seorang pejabat senior Kementerian Luar Negeri Rusia juga mendesak jurnalis dan publik untuk tetap waspada terhadap apa yang ia sebut sebagai berita palsu, memperingatkan agar tidak terpengaruh oleh provokasi dan disinformasi yang disebarkan oleh negara-negara Barat mengenai Rusia.

Penolakan tersebut muncul setelah Associated Press melaporkan, mengutip sumber intelijen Eropa, bahwa Rusia telah mulai mengevakuasi diplomatnya dan keluarga mereka dari Venezuela.

Dalam pernyataan terkait, Kementerian Luar Negeri Rusia kembali menegaskan kekhawatirannya tentang tindakan AS terhadap Venezuela, menekankan bahwa Moskow berharap pemerintahan AS akan menghindari langkah-langkah yang dapat menyebabkan konsekuensi yang tidak terduga bagi seluruh Belahan Barat. Kementerian tersebut menggambarkan Venezuela sebagai negara sahabat dan menekankan dukungan Moskow untuk dialog antara Washington dan Caracas.

Rusia juga menegaskan kembali solidaritasnya dengan rakyat Venezuela dan dukungannya terhadap kebijakan Presiden Nicolás Maduro yang bertujuan untuk melindungi kedaulatan dan kepentingan nasional, menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia yang dimuat oleh Reuters.

Baca juga: Rumah Sakit Gaza Hampir Ambruk Karena Rezim Israel Memblokir Pasokan Medis

Dalam beberapa bulan terakhir, AS telah meningkatkan pengerahan militer di dekat Venezuela dan mengambil tindakan termasuk serangan terhadap kapal-kapal yang diduga terkait dengan perdagangan narkoba, sementara Caracas telah meningkatkan pertahanannya. Ketegangan meningkat, menimbulkan kekhawatiran akan potensi eskalasi di kawasan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *