Dijon, Purna Warta – Seorang pria berusia 29 tahun tewas tertembak pada malam hari di kota Dijon, Prancis timur, kata jaksa setempat pada Minggu, seraya menambahkan bahwa diduga terjadi pembunuhan geng.
Distrik Chenove selatan tempat pembunuhan itu terjadi dikenal sebagai tempat perdagangan narkoba, kata jaksa, Olivier Caracotch, dalam sebuah pernyataan, Reuters melaporkan.
Baca juga: Jenderal Iran Akan Memperkuat Basij
“Selusin selongsong peluru yang digunakan oleh senjata api otomatis” ditemukan di jalan tempat pembunuhan itu terjadi, katanya.
Kendaraan di dekatnya dan sebuah apartemen di lantai tiga terkena beberapa tembakan, tetapi tidak ada korban lainnya, katanya.
Unit investigasi kriminal polisi menetapkan bahwa penembak telah mendekati sekelompok orang yang termasuk korban sekitar tengah malam, melepaskan tembakan, lalu melarikan diri dengan mobil, kata Caracotch.
Pria yang terbunuh itu tinggal di kota itu dan tidak memiliki catatan polisi atas kejahatan terkait narkoba, katanya, seraya menambahkan bahwa penyelidikan yang dibuka adalah untuk pembunuhan geng terorganisasi dan asosiasi kriminal.


