London, Purna Warta – Perdana Menteri Inggris Andy Burnham bertukar pesan dengan seseorang yang menyamar sebagai kepala staf Presiden AS Donald Trump, menurut laporan media pada hari Senin.
Mengutip empat pejabat, Politico melaporkan bahwa Burnham bertukar pesan dengan seseorang yang menyamar sebagai kepala staf Gedung Putih, Anadolu Agency melaporkan.
Menurut laporan tersebut, Burnham berkomunikasi dengan individu yang mengaku sebagai Susie Wiles “sebelum menjadi curiga bahwa kontak tersebut tidak sah” dan mengklaim hanya “sedikit pesan” yang dipertukarkan.
Menurut BBC, juru bicara pemerintah Inggris mengatakan: “Kami tidak mengomentari masalah keamanan nasional.”
Sumber tersebut mengatakan bahwa “tidak ada pesan penting” yang disampaikan dan teks tersebut “segera dilaporkan ke pihak yang berwenang” setelah diyakini mencurigakan.
Sebelumnya, BBC memberitakan bahwa FBI sedang menyelidiki peretasan telepon Wiles pada Mei tahun lalu.
Saat itu, Wiles mengatakan teleponnya telah diretas setelah seorang peniru identitas atau peniru identitas menggunakan daftar kontaknya untuk mengirim pesan kepada pejabat tinggi AS lainnya.


