Paris, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Prancis menyesalkan serangan udara Israel baru-baru ini di Gaza, menyebutnya sebagai pelanggaran gencatan senjata.
Baca juga: Ribuan Yahudi Ortodoks Berunjuk Rasa di New York Menentang Rezim Israel
Jean-Noel Barrot pada hari Senin mendesak semua pihak untuk menghormati komitmen mereka berdasarkan perjanjian yang dicapai pekan lalu di Sharm el-Sheikh.
“Saya menyesalkan pelanggaran gencatan senjata baru-baru ini, termasuk serangan Israel di Gaza setelah serangan terhadap tentara,” kata Barrot kepada wartawan menjelang pertemuan para menteri luar negeri Uni Eropa di Luksemburg.
“Semua pihak harus sepenuhnya menghormati komitmen yang mereka buat berdasarkan perjanjian yang ditandatangani pekan lalu di Sharm el-Sheikh.”
Ia juga menekankan bahwa memulihkan ketenangan dan memastikan pengiriman bantuan kemanusiaan harus tetap menjadi prioritas utama komunitas internasional.
“Eropa siap membantu mengamankan penyeberangan,” ujarnya, merujuk pada Misi Bantuan Perbatasan Uni Eropa di Rafah (EUBAM Rafah).
Baca juga: Qalibaf: Pakta Keamanan Iran-Irak Bermanfaat bagi Stabilitas Regional
“Saya akan mengusulkan agar kita memperkuat misi ini agar dapat berperan tidak hanya dalam mengamankan lalu lintas manusia tetapi juga barang-barang yang masuk ke Gaza dalam jumlah besar untuk meringankan penderitaan penduduk.”
Ia menegaskan kembali dukungan negaranya terhadap rencana gencatan senjata yang diumumkan pada akhir September, yang juga bertujuan untuk membangun kembali Gaza.


