Mantan Pesepakbola Inggris Kecam Kejahatan Israel terhadap Warga Palestina

Mantan Pesepakbola Inggris Kecam Kejahatan Israel terhadap Warga Palestina

London, Purna Warta Mantan pesepakbola Inggris dan pembawa acara olahraga BBC Gary Lineker, ketika mengecam kejahatan Israel terhadap warga Palestina, mengatakan dia tidak bisa diam tentang apa yang terjadi di Jalur Gaza di bawah serangan Israel.

Penyiar olahraga Inggris dan mantan pesepakbola profesional Gary Lineker mengatakan pada hari Jumat bahwa dia belum pernah menyaksikan hal yang lebih buruk dalam hidupnya, dan dia terus-menerus menangis ketika melihat gambar anak-anak dibunuh.

Baca Juga : IRGC: Operasi Janji Sejati adalah Respons Hukuman Iran yang Tepat Waktu terhadap Kesalahan Israel

Lineker berbicara dengan jurnalis Mehdi Hasan, tentang krisis kemanusiaan di Gaza.

“Masalah ini bukan urusan saya secara langsung. Saya bukan seorang Muslim. Saya bukan Yahudi. Saya bukan orang Israel. Saya bukan orang Palestina. Jadi, saya mengerti, saya berpikir murni dari luar, dari sudut pandang netral dan saya tidak bisa berpikir. dari apa pun yang pernah saya lihat lebih buruk dalam hidup saya. Gambaran terus-menerus tentang anak-anak yang kehilangan nyawa mereka hari demi hari,” katanya.

“Kita semua tahu bahwa insiden Hamas terjadi pada 7 Oktober. Tapi saat ini, begitu Anda bersuara menentang apa yang mereka (Israel) lakukan di sana, Anda dituduh sebagai pendukung Hamas atau semacamnya. Banyak lobi yang dilakukan agar masyarakat bungkam,” ujar mantan pesepakbola tersebut.

Lineker menekankan bahwa itulah sebabnya dia memahami mengapa banyak orang takut untuk berbicara tentang Gaza dan mengatakan dia tidak bisa tinggal diam tentang apa yang terjadi dan bahwa apa yang dia lihat adalah hal yang mengerikan.

Lineker menyatakan bahwa Israel mempunyai agenda untuk melancarkan serangan darat terhadap Rafah.

“Saya rasa tidak antisemit jika mengatakan bahwa apa yang dilakukan Israel adalah salah. Saya tidak mengerti mengapa semua orang tidak melihatnya seperti itu saat ini. Apa pun alasannya, apa pun permulaannya, kita semua tahu bahwa sejarah hal ini sebagian besar dunia mengalami kemunduran lebih jauh dibandingkan 7 Oktober,” kata Lineker.

Baca Juga : Iran Kecam Tindakan Utusan Israel yang Tidak Tahu Malu dan Merusak Piagam PBB

Mengatakan bahwa apa yang terjadi di Gaza sangat mengerikan, Lineker menambahkan: “Ketika saya melihat beberapa gambar di media sosial, saya menangis sepanjang waktu.”

Pengeboman dan serangan darat di Gaza yang diperintahkan oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menewaskan lebih dari 34.800 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *