Islamabad, Purna Warta – Warga Pakistan telah menyatakan dukungan untuk Iran, mengutuk campur tangan Israel dan Barat dalam urusan internal negara tersebut, menyatakan tekad para pejabat dan rakyat Pakistan dalam keyakinan mereka bahwa Iran akan menolak tekanan eksternal dan menggagalkan konspirasi Barat dan Israel.
Para ahli dan komentator Pakistan secara luas mengutuk campur tangan Amerika Serikat dan rezim Israel, menegaskan bahwa Iran akan menolak campur tangan eksternal dan menggagalkan setiap upaya untuk menggoyahkan Republik Islam, menurut IRNA.
Sikap ini muncul di tengah protes damai baru-baru ini di Iran yang dipicu oleh kesulitan ekonomi yang berubah menjadi kerusuhan kekerasan setelah dibajak oleh teroris anti-Iran, dengan para analis menekankan kekhawatiran mengenai keterlibatan asing dan tindakan sepihak oleh AS dan sekutu-sekutu Eropanya.
Perkembangan terkini di Iran telah mendominasi berita dan media sosial Pakistan, dengan diskusi yang berfokus pada protes dan potensi campur tangan negara-negara yang bermusuhan seperti Amerika Serikat dan Israel dalam urusan internal Iran. Analis Pakistan telah mengamati dengan saksama demonstrasi damai warga Iran, terutama aktivis ekonomi, dan memprediksi potensi campur tangan asing, khususnya dari Amerika Serikat.
Setelah periode demonstrasi damai, sejumlah demonstran terlibat dalam tindakan kekerasan, bertepatan dengan dukungan eksplisit dari presiden AS Donald Trump dan rezim Israel untuk kerusuhan ini di berbagai kota di Iran. Selanjutnya, media Pakistan telah meneliti motivasi di balik campur tangan asing di Iran dan konsekuensi dari rencana yang dipaksakan terhadap negara tetangga tersebut.
Beberapa media Pakistan, dengan mengutip penentangan pemerintah yang teguh terhadap campur tangan asing dalam urusan internal Iran, memandang perilaku agresif AS, yang dicontohkan oleh tindakannya di Venezuela dan penculikan presidennya, sebagai demonstrasi yang jelas dari pemaksaan agenda asing. Jurnalis yang berbasis di Islamabad, Maliha Hashemi, menyatakan dalam unggahan di X bahwa “Kita harus belajar dari Iran; mereka tidak akan pernah menyerah pada kemewahan Amerika Serikat dan Eropa.”
Seyyed Baqer Sajjad, seorang ahli keamanan nasional terkemuka, menyatakan, “Kekhawatiran utama kita adalah konspirasi separatis.” Ia mencatat laporan Israel tentang kekerasan yang terjadi sebelum protes di Iran, menekankan pentingnya memperkuat kerja sama regional dengan Iran.
Tokoh politik dan media Pakistan menyatakan kekhawatiran tentang inisiatif AS dan Israel di kawasan tersebut, khususnya mengenai implikasi pernyataan provokatif Trump dan koordinasinya dengan rezim Zionis, menyatakan bahwa hal itu bertentangan dengan kepentingan Pakistan dan negara-negara regional.
Khajeh Saad Rafiq, mantan menteri Pakistan, percaya bahwa kolusi antara AS dan Israel untuk meredam protes di Iran tidak diinginkan dan akan menimbulkan kerugian yang tidak dapat diperbaiki di kawasan dan negara-negara tetangga, terutama Pakistan.
Hamed Mir, seorang pembawa acara Geo News, memperingatkan bahwa AS berupaya mengeksploitasi situasi di Iran dengan tujuan akhir untuk menggulingkan rezim. Ia mendesak pemerintah dan militer Pakistan untuk berhati-hati, dengan alasan bahwa tindakan Trump mungkin secara tidak sengaja akan memperkuat musuh-musuh Iran. Mir menekankan dampak buruk kedekatan AS dan Israel dengan perbatasan Pakistan, menekankan komitmen Pakistan untuk menentang setiap upaya penggulingan rezim di Iran dan potensi konsekuensi bagi Pakistan.
Rakyat Pakistan juga telah menyatakan solidaritas dengan pemerintah dan rakyat Iran melalui unggahan media sosial dengan memposting gambar para pemimpin Iran, dan mengecam intervensi asing. Akun-akun yang terkait dengan aparat keamanan Pakistan secara terbuka mendukung Iran, menegaskan kembali kesetiaan Pakistan dan mengecam upaya untuk menggoyahkan Iran.
Kedutaan Besar Iran di Islamabad dan Konsulat Jenderal Pakistan di Lahore, Peshawar, Karachi, dan Quetta telah mengeluarkan pernyataan yang menanggapi berita dan rumor tersebut, berupaya memberikan informasi dan klarifikasi yang akurat tentang situasi di Iran. Mereka secara aktif menyebarkan statistik faktual dari perkembangan terbaru di negara tersebut ke media Pakistan.


