Truk Tabrak Bus di India Selatan, Tewaskan Sedikitnya 20 Orang

New Delhi, Purna Warta – Sebuah truk bermuatan pecahan batu beton menabrak sebuah bus penumpang di India selatan pada Senin dini hari, menewaskan sedikitnya 20 orang dan melukai sekitar dua lusin orang, kata pihak berwenang setempat.

Baca juga: Pasukan Rezim Israel Tewaskan Dua Warga Palestina dalam Serangan Terbaru di Tepi Barat

Bus milik pemerintah India tersebut sedang membawa sekitar 70 penumpang dalam perjalanan menuju kota Hyderabad di negara bagian Telangana selatan ketika sebuah truk yang datang dari arah berlawanan menabraknya di dekat kota Chevalla, kata pejabat distrik setempat, K. Chandrakala, kepada The AP.

Bagian depan bus rusak parah, menjebak beberapa penumpang di dalamnya.

Rajendra Prasad, kepala rumah sakit Chevalla, mengatakan 20 jenazah telah dipindahkan ke kamar jenazah dan akan diserahkan kepada keluarga mereka setelah verifikasi.

Kecelakaan itu terjadi sehari setelah sebuah minibus yang membawa penumpang di negara bagian Rajasthan, India barat, menabrak sebuah truk yang sedang parkir pada Minggu malam, menewaskan sedikitnya 15 orang dan melukai dua lainnya.

Para penumpang sedang dalam perjalanan kembali ke kota gurun Jodhpur setelah melakukan sembahyang kepada dewa Hindu di kota ziarah Kolayat, kata para pejabat.

Di antara korban tewas terdapat 10 perempuan, empat anak-anak, dan pengemudi, ujar pejabat senior pemerintah Shweta Chauhan kepada The Associated Press. Korban luka telah dirawat di rumah sakit setempat.

Para korban terjebak di dalam bongkahan logam yang hancur akibat tertimpa minibus Tempo Traveler setelah kecelakaan itu, kata Chauhan.

Perwira polisi senior Kundan Kanwaria mengatakan pengemudi tersebut mencoba menyalip kendaraan lain tetapi menabrak truk yang sedang parkir di jalan raya.

“Sepertinya pengemudi bahkan tidak bisa menginjak rem sebelum menabrak truk,” kata Kanwaria.

Bukan hal yang aneh di India jika kendaraan, terutama truk dan trailer, diparkir sembarangan di sepanjang jalan raya, seringkali tanpa lampu peringatan atau reflektor. Pemberhentian yang tidak diberi tanda seperti itu seringkali menimbulkan risiko serius bagi pengemudi di malam hari dan telah menyebabkan beberapa kecelakaan fatal dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Israel Membunuh Warga Palestina Lainnya Saat Krisis Kemanusiaan di Gaza Memburuk

Perdana Menteri Narendra Modi, pejabat tertinggi Telangana Revanth Reddy, dan BHajjan Lal Sharma dari Rajasthan, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

Kecelakaan di Rajasthan terjadi kurang dari tiga minggu setelah dugaan korsleting listrik memicu kebakaran pada sebuah bus penumpang di negara bagian tersebut, yang dengan cepat menghanguskan kendaraan tersebut dan membakar setidaknya 20 orang hingga tewas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *