Taipei, Purna Warta – Topan Ragasa yang dahsyat telah menimbulkan kerusakan di Taiwan dan lokasi lain saat mendekati Tiongkok selatan.
Baca juga: Mantan Ibu Negara Korea Selatan Kim Keon Hee Diadili Atas Kasus Korupsi
Setelah melewati selatan Taiwan, topan tersebut bergerak ke barat melintasi Laut Tiongkok Selatan pada pukul 8 pagi waktu setempat, Rabu.
Hujan deras yang dibawa topan tersebut menyebabkan danau penghalang meluap di Kabupaten Hualien, Taiwan timur, yang menyebabkan banjir.
Pihak berwenang mengatakan mereka telah mengonfirmasi kematian 14 orang, dengan 124 lainnya dinyatakan hilang, di Hualien pada pukul 8 pagi, Rabu.
Mereka menambahkan bahwa 34 orang juga terluka di beberapa wilayah termasuk Kabupaten Hualien dan kota Kaohsiung di selatan.
Rekaman dari daerah-daerah yang dilanda bencana menunjukkan derasnya air berlumpur yang menggenangi bangunan dan menyapu bersih kendaraan.
Petugas pemadam kebakaran dan pasukan militer telah dikirim ke daerah-daerah di Kabupaten Hualien yang terdampak parah bencana untuk menyelamatkan para korban dan menaksir tingkat kerusakan.
Topan Ragasa kini mendekati Tiongkok selatan. Kantor Berita Xinhua milik pemerintah Tiongkok melaporkan bahwa hingga Selasa, lebih dari 1 juta orang telah dievakuasi di provinsi selatan Guangdong.
Pihak berwenang di Hong Kong mengatakan hingga Rabu pagi, 19 orang terluka akibat dampak topan tersebut.
Baca juga: Serangan Drone Yaman Lukai 22 Pemukim Israel di Eilat
Laporan media Filipina mengatakan topan tersebut telah menyebabkan banjir dan membuat jalan-jalan di wilayah utara negara itu tidak dapat dilalui. Pihak berwenang mengatakan empat orang tewas dan satu orang dinyatakan hilang, sementara lebih dari 39.000 orang lainnya terpaksa mengungsi.


