Kabul, Purna Warta – Lebih dari 73.000 orang telah terdampak banjir baru-baru ini di 31 provinsi di Afghanistan selama 12 hari terakhir, kata Dana Kependudukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNFPA), menurut media lokal Tolo news pada hari Sabtu.
Menurut laporan tersebut, banjir telah menyebabkan kerusakan yang luas, menghancurkan ribuan rumah, lahan pertanian, dan infrastruktur utama, termasuk jalan raya. Keluarga pengungsi, khususnya perempuan dan anak perempuan, menghadapi tantangan serius dalam mengakses layanan kesehatan. Kebutuhan mendesak meliputi makanan, tempat tinggal, bantuan tunai, dan dukungan psikososial, lapor Xinhua.
Lembaga kemanusiaan telah menyerukan peningkatan bantuan untuk mengatasi kebutuhan yang terus meningkat dan mencegah memburuknya kondisi kehidupan lebih lanjut.


