Islamabad, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Pakistan menyoroti upaya Islamabad yang sedang berlangsung untuk menjamin pembebasan awak kapal Iran yang ditahan di kapal yang dicegat oleh AS.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengadakan percakapan telepon dengan timpalannya dari Pakistan Mohammad Ishaq Dar pada Jumat malam untuk membahas hubungan bilateral dan perkembangan diplomatik terkini.
Dalam panggilan telepon tersebut, Araqchi berterima kasih kepada pemerintah dan rakyat Pakistan karena telah menerima Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan delegasi pendampingnya selama kunjungan presiden baru-baru ini ke Islamabad. Beliau juga menyampaikan harapan agar kesepahaman dan kesepakatan yang dicapai selama kunjungan tersebut dapat diupayakan secara serius dan dilaksanakan di berbagai tingkatan.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Pakistan mengapresiasi kunjungan Presiden Pezeshkian dan memberi pengarahan kepada Araqchi mengenai langkah-langkah dan upaya tindak lanjut yang dilakukan oleh pihak berwenang Pakistan untuk menjamin pembebasan awak kapal Lenore-Davina yang berasal dari Iran.
Kedua menteri luar negeri juga meninjau perkembangan diplomatik terkini dan menekankan perlunya konsultasi dan kerja sama yang berkelanjutan untuk mendukung perdamaian dan stabilitas abadi di kawasan.
Kasus pelaut Iran melibatkan kapal Lenore-Davina, yang dicegat oleh pasukan AS di Samudera Hindia pada awal Juni sebagai bagian dari kampanye Washington yang menargetkan perdagangan maritim yang terkait dengan Iran. Para pejabat Iran mengkritik tindakan tersebut dan menyerukan penghormatan terhadap kebebasan navigasi dan hak-hak personel maritim sipil.


