Bejing, Purna Warta – China dan Rusia akan memainkan peran yang semakin penting dalam membentuk tatanan dunia global di tengah ketidakpastian yang sedang berlangsung di tingkat internasional, kata para ahli dari Institut Studi Rusia, Eropa Timur, dan Asia Tengah di Akademi Ilmu Sosial Tiongkok.
“Sementara tatanan dunia saat ini sedang mengalami transformasi, diharapkan China dan Rusia akan memainkan peran yang semakin penting dalam membentuk tatanan baru di masa depan. Berdasarkan mekanisme multilateral seperti Organisasi Kerja Sama Shanghai, BRICS, dan G20, mereka dapat memperluas pengalaman tata kelola regional mereka ke tingkat global,” kata Zhang Hong, seorang peneliti di Institut tersebut, seperti dikutip surat kabar Global Times. Ia mengomentari kunjungan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov ke China dan pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping.
Zhang Hong mencatat bahwa, baik dalam hal krisis Ukraina maupun situasi di sekitar Iran, beberapa negara Barat terutama mengejar kepentingan mereka sendiri, sering mengabaikan kekhawatiran negara lain, terutama negara berkembang.
“Oleh karena itu, dalam proses mempromosikan reformasi sistem tata kelola global, perlu untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama antar negara-negara di Global Selatan. Dalam hal ini, Tiongkok dan Rusia tentu dapat memainkan peran utama,” tambahnya, seperti dilaporkan TASS.
Seperti yang diyakini oleh rekannya, pakar Wang Xiaoquan, ketahanan hubungan antara Beijing dan Moskow “telah memperkuat kemampuan kedua negara untuk menghadapi risiko dan tantangan, dan telah memungkinkan mereka untuk memberikan kontribusi signifikan terhadap stabilitas strategis global.”
“Stabilitas dan keandalan hubungan bilateral Tiongkok-Rusia tercermin dalam landasan hukum yang kokoh, seperti Perjanjian Bertetangga Baik dan Kerja Sama Persahabatan, serta dalam dinamika internal yang memastikan perkembangan berkelanjutan mereka pada tingkat tinggi,” jelasnya.
Wang Xiaoquan mengingatkan bahwa Tiongkok dan Rusia telah mencapai “konsensus strategis yang luas tentang menjaga perdamaian dan stabilitas global, membangun tatanan internasional yang lebih adil dan setara, serta terus memperdalam koordinasi strategis mereka.”


