HomeInternasionalAmerikaTuntutan Pelengseran Donald Trump + Video Obrak-abrik Kantor Nancy Pelosi

Tuntutan Pelengseran Donald Trump + Video Obrak-abrik Kantor Nancy Pelosi

Washington, Purna Warta – Ilhan Omar, anggota Dewan Perwakilan Amerika, menyatakan bahwa dirinya sedang menyiapkan pelengseran Presiden Donald Trump. Menurut keterangannya, Donald Trump harus segera turun dari jabatannya.

Ted Lieu, anggota Kongres, meminta Mike Pence untuk melaksanakan pasal tambahan 25 UUD dan menurunkan Donald Trump.

Jim McGovern adalah salah satu Wakil Demokrat di Dewan Perwakilan yang menuntut pelengseran Donald Trump dan menegaskan, “Donald Trump adalah seorang pengkhianat negara dan harus turun dari kuasa.”

Alexandria Ocasio-Cortez, Wakil Demokrat lainnya yang juga menuntut pelengseran Presiden Trump.

Gubernur negara bagian Illinois dalam satu pernyataannya menjelaskan, “Upaya-upaya Trump memprovokasi kudeta adalah pengkhianatan besar. Dia harus segera diturunkan dan dilengserkan dari kursi kepresidenan.”

Begitu pula Gubernur negara bagian Vermont menuntut pengusiran Donald Trump dari Gedung Putih.

“Trump secara langsung bertanggungjawab atas kerusuhan ini. Dan dalam sejarah, Trump harus ditulis sebagai Presiden paling berbahaya,” kecam Bernie Sanders, Senator Demokrat.

CNN melaporkan bahwa sebagian petinggi partai Republik yakin bahwa Donald Trump harus segera keluar dari Gedung Putih sebelum 20 Januari 2021.

Di bawah ini video kantor Nancy Pelosi setelah diobrak-abrik pendukung Donald Trump.

Mantan Menhan AS, James Mattis menegaskan, “Kerusuhan di Gedung Kongres dilakukan dengan tujuan menghapus demokrasi di Amerika atas dasar provokasi Trump. Dengan memanipulasi kursi kepresidenanan, Donald Trump ingin merusak kepercayaan terhadap Pemilu AS dan meracuni kehormatan kami ke sesama bangsa.”

“Donald Trump layak untuk menjadi orang yang tak memiliki kewarganegaraan,” cetusnya menanggapi serangan ke Gedung Kongres. Bahkan Mike Pompeo, Menlu AS, menambahkan bahwa tindakan tersebut melanggar hukum dan berjanji menghukum para perusuh.

“Detik memalukan untuk Amerika Serikat”, cetus Barack Obama menanggapi kerusuhan yang menyebabkan sidang pengesahan dan penghitungan suara Kongres diundur.

Baca juga: Reaksi Petinggi Dunia atas Kerusuhan di Gedung Kongres AS

Must Read

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

twenty − two =