California, Purna Warta – Wahana antariksa Dragon SpaceX menyelesaikan misi terakhirnya Sabtu malam, mendarat di lepas pantai dekat Oceanside, California, setelah kembali dari Stasiun Luar Angkasa Internasional dengan kargo dan eksperimen—memicu dentuman sonik kuat yang terasa di California Selatan.
Baca juga: Diduga Terjadi Sabotase Setelah Kebakaran Memutus Aliran Listrik 45.000 Warga di French Riviera
Dentuman sonik yang kuat mengguncang California Selatan Sabtu malam saat kapsul Dragon SpaceX kembali memasuki atmosfer Bumi dan mendarat di Samudra Pasifik dekat Oceanside.
Dentuman itu mengejutkan penduduk di seluruh wilayah sekitar pukul 10:44 malam, dengan laporan jendela bergetar dan tanah berguncang dari Venesia hingga Santa Clarita.
Banyak yang awalnya mengira gangguan itu sebagai gempa bumi sebelum mengetahui bahwa itu disebabkan oleh penurunan wahana antariksa.
SpaceX telah memperingatkan bahwa Dragon akan “mengumumkan kedatangannya dengan dentuman sonik singkat” sebelum mendarat.
Perusahaan mengonfirmasi pendaratan darurat sekitar pukul 10:45 malam melalui akun X (sebelumnya Twitter).
Elon Musk juga mengunggah sebelumnya malam itu, “Dragon sedang dalam perjalanan untuk memasuki kembali atmosfer Bumi dan mendarat darurat di lepas pantai selatan California dekat Oceanside.”
Kapsul tak berawak itu telah lepas landas dari Stasiun Luar Angkasa Internasional pada hari Jumat, membawa sekitar 6.700 pon perlengkapan, peralatan, dan eksperimen ilmiah.
Saksi mata menggambarkan ledakan sonik itu sebagai “seperti gempa bumi,” yang memicu gelombang aktivitas media sosial dan panggilan ke ruang redaksi lokal.
“Jendela saya bergetar,” kata seorang warga.
Rekaman menunjukkan jejak api pesawat ruang angkasa itu melesat di langit, terlihat dari ratusan mil jauhnya.
Ledakan sonik semakin umum terjadi di California Selatan, khususnya di dekat Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg, tempat SpaceX melakukan peluncuran dan pendaratan rutin.
Baca juga: Israel Dilaporkan Tidak Berniat Akhiri Krisis Bantuan Gaza
Meskipun ada beberapa kekhawatiran publik, pejabat mengatakan kebisingan itu adalah bagian normal dari misi orbital.
Keberhasilan pengembalian ini menandai tonggak sejarah lain bagi SpaceX, satu-satunya perusahaan swasta yang mampu mengembalikan astronot dan kargo besar dari orbit.
Ilmuwan dan teknisi kini akan mulai memulihkan isi kapsul, memajukan penelitian luar angkasa yang sedang berlangsung di setiap misi.


