Komandan CENTCOM Konsultasi dengan Al-Jolani soal Kepatuhan terhadap Gencatan Senjata dengan QSD

cenkom

Washington, Purna warta – Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) dalam sebuah pernyataan menyampaikan bahwa Jenderal Brad Cooper, komandan lembaga tersebut, telah berbicara melalui telepon dengan Abu Muhammad Al-Jolani, presiden yang mengaku memimpin Suriah, mengenai pentingnya kepatuhan pasukan di bawah komandonya terhadap perjanjian gencatan senjata dengan Pasukan Demokratik Suriah (QSD).

CENTCOM menambahkan bahwa Cooper dan presiden Suriah menegaskan kembali komitmen mereka untuk menghancurkan sepenuhnya kelompok teroris ISIS di Suriah.

Kementerian Pertahanan rezim Al-Jolani mengumumkan pada malam sebelumnya bahwa gencatan senjata selama empat hari akan diberlakukan di seluruh area operasi pasukannya. Keputusan ini mulai berlaku pukul delapan malam waktu setempat, dengan tujuan memastikan keberhasilan perjanjian yang telah diumumkan dengan QSD.

Dalam pernyataan kementerian, disebutkan bahwa keputusan ini sejalan dengan kesepakatan yang diumumkan oleh kabinet Suriah dengan QSD, dengan tujuan mendukung keberhasilan upaya nasional yang telah dilakukan. Kementerian tersebut juga menekankan bahwa pasukannya selalu menjadi perisai pertahanan bagi seluruh rakyat Suriah dan akan terus menjaga keamanan serta stabilitas negara.

Pengumuman ini muncul beberapa jam setelah kesepakatan bersama dicapai antara rezim Al-Jolani dan QSD, yang menetapkan mekanisme luas untuk integrasi militer, administratif, dan politik.

Presiden yang mengaku memimpin Suriah menyatakan bahwa kedua pihak telah sepakat untuk mengintegrasikan seluruh pasukan militer dan keamanan yang terkait dengan QSD ke dalam struktur Kementerian Pertahanan dan Dalam Negeri rezim Al-Jolani.

Jika kesepakatan ini dijalankan, pasukan Suriah tidak akan memasuki pusat kota Hasakah dan Qamishli, melainkan tetap berada di pinggiran kota. Pasukan militer Suriah juga tidak akan memasuki desa-desa Kurdi, dan keberadaan pasukan bersenjata di desa-desa tersebut hanya akan terjadi berdasarkan kesepakatan dengan pasukan keamanan lokal dan warga setempat.

Presiden yang mengaku memimpin Suriah menandatangani perjanjian pada Minggu malam untuk menghentikan konflik dengan milisi QSD, yang mencakup integrasi unsur-unsur QSD ke dalam lembaga rezim dan alih kelola penanganan narapidana serta kamp ISIS ke rezim Al-Jolani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *