Washington, Purna Warta – Meksiko telah menerima hampir 11.000 migran yang dideportasi dari Amerika Serikat sejak 20 Januari ketika Presiden AS Donald Trump menjabat, kata Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum pada hari Jumat. Ia mengatakan angka tersebut mencakup sekitar 2.500 warga non-Meksiko, Reuters melaporkan.
Baca juga: Lebanon: Israel Harus Berhenti Melanggar Perjanjian Gencatan Senjata
Awal minggu ini, Sheinbaum mencapai kesepakatan dengan Trump untuk menghentikan ancaman tarif atas barang-barang Meksiko sebagai imbalan atas pengerahan ribuan polisi Garda Nasional ke perbatasan utara negara itu dengan Amerika Serikat dalam upaya untuk lebih mengurangi arus migran yang menuju AS.
Berbicara pada konferensi pers rutinnya di pagi hari, Sheinbaum menambahkan bahwa Meksiko juga telah memulangkan migran yang dideportasi ke Honduras melalui penerbangan dan transportasi darat.
Namun, ia menekankan bahwa pemulangan tersebut tidak dipaksakan. “Ini sukarela,” katanya kepada wartawan. “Kami akan mendampingi mereka sehingga mereka dapat kembali ke negara asal mereka.”


