Philadelphia, Purna Warta – Penembakan massal di kawasan Grays Ferry, Philadelphia, menewaskan tiga orang dan melukai 10 lainnya pada Senin pagi, kata polisi. Komisaris Polisi Philadelphia, Kevin Bethel, mengatakan penembakan itu terjadi di blok 1500 South 27th Street tepat sebelum pukul 01.00, lapor CBS News.
Baca juga: Tiongkok Sebut Perang Dagang dan Tarif Tak Ada Pemenangnya
Polisi mengatakan sembilan korban dibawa ke Penn Presbyterian Medical Center dan tiga lainnya dibawa ke Rumah Sakit Anak Philadelphia. Satu korban lainnya dibawa ke Rumah Sakit Kampus Pavilion, Universitas Pennsylvania. Bethel mengatakan setidaknya delapan korban telah dievakuasi oleh polisi.
Bethel mengatakan di antara korban penembakan yang terluka, dua di antaranya masih remaja dan keduanya diperkirakan akan selamat.
Bethel mengatakan petugas telah merespons blok yang sama pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari. Polisi melakukan penangkapan selama insiden sebelumnya dan terus memantau area tersebut sepanjang akhir pekan. Petugas kemudian kembali pada hari Minggu setelah menerima laporan musik keras. Saat merespons insiden terpisah di dekatnya, petugas mendengar suara tembakan dan bergegas kembali ke blok tersebut.
Bethel mengatakan ia yakin ada sekitar 40 orang yang mungkin berada di lokasi saat penembakan. Ia menambahkan kemungkinan telah terjadi baku tembak dan puluhan selongsong peluru ditemukan di tempat kejadian.
Polisi mengatakan satu orang ditahan dengan senjata, meskipun peran mereka dalam penembakan di kawasan Grays Ferry, Philadelphia tersebut belum jelas.
Petugas telah memantau blok tersebut pada awal akhir pekan setelah merespons gangguan dan penangkapan sebelumnya terkait musik keras dan kerumunan. Polisi dikerahkan untuk melakukan panggilan prioritas di sekitar lokasi ketika mereka mendengar suara tembakan sekembalinya mereka.
Bethel menggambarkan insiden tersebut sebagai bagian dari akhir pekan Hari Kemerdekaan Amerika yang diwarnai kekerasan di kota tersebut, yang diwarnai enam pembunuhan dan sejumlah penembakan.
Selama akhir pekan, delapan orang terluka setelah seorang penembak, kemungkinan beberapa penembak, melepaskan tembakan di sebuah klub malam di Philadelphia Selatan.
Baca juga: Trump Sebut Batas Waktu Tarif Baru, Belum 100 Persen Tegas
Bethel mengatakan bahwa angka pembunuhan di kota tersebut masih turun lebih dari 12% dan angka penembakan sebesar 10% dari tahun ke tahun. Ia menambahkan bahwa Unit Pembunuhan di departemen tersebut memiliki tingkat penyelesaian kasus sebesar 95%, sementara Kelompok Investigasi Penembakan telah menyelesaikan 36% kasusnya.


