Purna Warta – Penyetujuan dana bantuan terhadap Ukraina oleh Amerika sama dengan mendanai terorisme, kata Maria Zakharova Jubir Kemenlu Rusia. Dalam sebuah postingan di laman Telegramnya, Zakharova mengomentari Amerika yang menyetujui dana bantuan untuk Ukraina. Ia menyebut bahwa dukungan militer lebih lanjut terhadap Ukraina, Israel dan Taiwan hanya akan memperpanjang konflik dan krisis di dunia.
Baca juga: Satu Orang Tewas dan Tujuh Hilang Dalam Kecelakan Helikopter di Jepang
“Bantuan militer terhadap rezim Kiev adalah sebuah promosi secara langsung terhadap aktivitas terorisme. Dana yang dikirim ke Taiwan merupakan sebuah bentuk ikut campur terhadap urusan internal Cina. Sedangkan bantuan terhadap Israel adalah sebuah cara yang jelas-jelas memperpanjang eskalasi konflik di Timur Tengah” ujarnya.
Hari Sabtu lalu kongres Amerika menyetujui anggaran 95 miliar dolar yang 61 miliar darinya merupakan dana bantuan untuk Ukraina. Sisanya akan dikirimkan sebagai dana bantuan kepada Israel dan Taiwan.
Zakharova menyebut bahwa Amerika sedang menyeret perang hibrida dengan Rusia ini menjadi semakin dalam. Ia juga menyebut dalam statemen terpisah bahwa Amerika bisa saja berujung kekalahan yang keras dan memalukan seperti di Vietnam atau Afghanistan.
“Amerika siap memasok Ukraina dengan senjata supaya seluruh orang Ukraina bisa perang dan melanjutkan teror terhadap warga sipil di wilayah Rusia. Begitu pula dengan aksi sabotase dan pembunuhan jurnalis” ujar Zakharova. Jubir kemenlu ini menyebutkan bahwa warga Ukraina dipaksa untuk berperang dan menemui ajal, Amerika hanya berharap Kiev terus bertahan sampai pemilu mendatang.


