Nouakchott, Purna Warta – Duta Besar Iran untuk Mauritania, Javad Abu, telah menyampaikan surat Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi tentang hubungan bilateral dan perkembangan regional, khususnya agresi terbaru oleh rezim Israel dan AS terhadap Iran kepada Menteri Luar Negeri Mauritania, Mohamed Salem Ould Merzoug.
Baca juga: Helikopter Angkatan Laut Iran Peringatkan Kapal Perusak AS di Teluk Oman
Kedua belah pihak meninjau perkembangan regional, terutama serangan terbaru oleh rezim Israel dan AS terhadap Iran, sekaligus menekankan status terkini hubungan bilateral dan rencana bersama untuk memperluas kerja sama kedua negara.
Ould Merzoug mengutuk agresi terhadap Iran dan menyampaikan belasungkawa atas terbunuhnya para komandan militer, ilmuwan nuklir, dan warga sipil dalam serangan tersebut.
Israel melancarkan agresi tanpa provokasi terhadap Iran pada 13 Juni, menewaskan lebih dari 600 orang, termasuk para komandan militer, ilmuwan, dan warga sipil. Angkatan Bersenjata Iran merespons dengan kuat, menimbulkan kerusakan luas di berbagai wilayah pendudukan.
Pada 22 Juni, Amerika Serikat bergabung dengan Israel, dan berkoordinasi dengan rezim tersebut, menyerang tiga situs nuklir Iran yang melanggar hukum internasional, yang memicu kecaman global. Agresi AS-Israel berlangsung selama 12 hari dan berakhir setelah gencatan senjata.


