Purna Warta – Karier panjang seorang pesepak bola biasanya mulai meredup ketika usia memasuki akhir 30-an. Banyak pemain memilih pensiun atau turun kasta ke kompetisi yang lebih ringan. Namun, kisah Thiago Silva menunjukkan jalur berbeda. Bek asal Brasil itu masih mampu bersaing di level elite Eropa bahkan setelah melewati dua dekade karier profesional.
Baca juga: Cristiano Owner Baru Klub Spanyol Almeria, Siap Investasikan untuk Klub
Di usia 41 tahun, Silva kembali mencuri perhatian setelah mencatatkan rekor baru di kompetisi Eropa. Momen tersebut sekaligus mempertegas reputasinya sebagai salah satu bek paling konsisten dalam generasinya.
Thiago Silva mencatat sejarah ketika menjalani debutnya di Liga Europa bersama FC Porto pada usia 41 tahun. Ia resmi menjadi pemain outfield tertua yang pernah tampil pertama kali di kompetisi tersebut.
Momen itu terjadi saat Porto menghadapi VfB Stuttgart dalam laga Liga Europa. Dalam pertandingan tersebut, bek veteran Brasil itu langsung tampil sejak awal dan membantu timnya meraih kemenangan 2-1.
Baca juga: Launching Jersey Timnas Indonesia 2026, Elegant dan Berkelas !
Catatan tersebut semakin menegaskan daya tahan Silva di level tertinggi sepak bola Eropa. Tidak banyak pemain bertahan yang masih mampu bermain di kompetisi antarklub Eropa pada usia di atas 40 tahun.
Bagi Porto, kehadiran Silva bukan sekadar simbol pengalaman. Ia juga menjadi figur penting yang memberi stabilitas di lini belakang.


