Purna Warta – Chelsea harus menelan kekalahan tipis 0-1 saat menjamu Newcastle dalam laga Premier League. Hasil tersebut terasa mengecewakan karena The Blues sebenarnya mampu mendominasi jalannya pertandingan.
Gol semata wayang Newcastle tercipta melalui Anthony Gordon setelah memanfaatkan situasi yang berawal dari kesalahan di lini belakang Chelsea. Momen itu menjadi titik balik yang menentukan hasil pertandingan.
Pelatih Chelsea Liam Rosenior mengaku sangat frustrasi dengan hasil tersebut. Ia menyoroti kesalahan taktik dalam sistem pressing timnya serta keputusan wasit yang tidak memberikan penalti untuk Cole Palmer.
Chelsea sebenarnya mampu mengontrol pertandingan dalam banyak fase permainan. Namun, satu kesalahan dalam sistem pressing membuat Newcastle mampu memanfaatkan situasi tersebut menjadi gol.
Anthony Gordon mencetak gol pada menit ke-18 setelah Joe Willock lolos dari garis pertahanan yang tidak rapi sebelum mengirim umpan yang mudah diselesaikan di depan gawang.
Rosenior mengakui bahwa ada masalah taktis dalam situasi tersebut, meskipun secara keseluruhan ia merasa timnya tetap mampu mengendalikan permainan.
“Ya, ada masalah taktis. Kami melakukan pressing dengan cara yang berbeda dari kebanyakan tim. Ini adalah cara pressing yang baru,” ungkap Rosenior.
“Kami tidak melangkah untuk melakukan pressing dan kami juga tidak menutup ruang pada posisi yang seharusnya kami lakukan. Kesalahan memang terjadi. Mereka tidak memiliki apa pun. Mereka tidak memiliki apa pun dalam pertandingan dan kami memberi mereka sebuah gol.”
“Kami berbicara tentang pressing. Saya pikir pressing itu juga yang membuat Newcastle harus mengirim bola panjang kembali kepada kami dan kami mengendalikan permainan.”


