Hampir Dijual, Kini Khephen Thuram menjadi Andalan Utama Juventus

Purna Warta – Bergabung dengan Juventus bukan sekadar perpindahan klub bagi Khephren Thuram. Bagi gelandang asal Prancis ini, mengenakan seragam Bianconeri adalah titik balik pendewasaan mentalitasnya sebagai pesepak bola profesional.

Thuram mengakui adanya perubahan drastis dalam cara pandangnya terhadap sepak bola sejak mendarat di Turin pada 2024. Ia bukan lagi sekadar pemuda yang datang untuk berlatih dan pulang tanpa beban.

Kini, di bawah asuhan Luciano Spalletti, ia bertransformasi menjadi pemain yang lebih detail dan lapar kemenangan.

Pernyataan ini dilontarkannya dalam konferensi pers jelang laga krusial Liga Champions melawan Benfica, yang kini diasuh Jose Mourinho. Thuram menegaskan bahwa dirinya siap memberikan segalanya demi lambang klub di dada.

Thuram tidak menampik bahwa lingkungan di Juventus memaksanya untuk tumbuh lebih cepat. Standar tinggi klub membuatnya menyadari bahwa bakat saja tidak cukup untuk bertahan di level tertinggi.

Ia mengenang masa-masa awalnya yang masih “hijau”. Namun kini, setiap detik dalam rutinitas hariannya didedikasikan untuk menjadi lebih kuat.

“Saya sudah banyak berubah. Sebelum datang ke Juve, saya jauh lebih muda, saya datang untuk berlatih dan tidak memikirkan banyak hal lain,” kenang Thuram jujur.

Rutinitasnya kini berubah total menjadi gaya hidup seorang atlet elit.

“Sekarang saya menyadari bahwa setiap hari itu penting, setiap video, setiap momen, semua yang Anda lakukan dalam kehidupan sehari-hari untuk membantu Anda menjadi lebih kuat,” tegasnya.

“Ini cara hidup yang berbeda, memberikan segalanya untuk menjadi lebih kuat,” imbuh putra legenda Lilian Thuram tersebut.

Kedatangan Luciano Spalletti di kursi pelatih juga membawa dimensi baru dalam permainan Thuram. Sang allenatore menuntut kontribusi lebih nyata dari sekadar mengalirkan bola di lini tengah.

Staf pelatih terus mendorongnya untuk lebih berani masuk ke kotak penalti lawan. Mereka ingin Thuram menjadi ancaman nyata dalam urusan mencetak gol.

“Cara bermain saya sedikit berubah. Pelatih dan staf membantu saya memahami bahwa saya bisa mencetak gol dan menjadi pemain penting bagi tim,” ujar Thuram menjelaskan peran barunya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *