HomeTimur TengahMenlu Iran di Jeddah: Palestina Tidak Hanya Butuh Kata Simpatik

Menlu Iran di Jeddah: Palestina Tidak Hanya Butuh Kata Simpatik

Jeddah, Purna Warta Meskipun tidak ada perbedaan yang signifikan di antara negara-negara Islam mengenai dukungan mereka terhadap Gaza, situasi di Palestina menuntut lebih dari sekedar pernyataan, kata Menlu Iran Hossein Amirabdollahian.

Menlu Iran berpartisipasi dalam pertemuan darurat para menteri luar negeri negara-negara Islam di Jeddah untuk menilai situasi Gaza Palestina.

Baca Juga : Angkatan Laut Iran Menerima Senjata Baru

Setelah pertemuan tersebut, Iran menyerukan semua negara Islam untuk segera memutuskan hubungan diplomatik dan menghentikan perdagangan dengan rezim Zionis, kata Amirabdollahian usai pertemuan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Jeddah ketika berbicara kepada wartawan pada Selasa malam.

Upaya rezim Zionis untuk menghapus sejarah dan identitas Palestina yang diduduki menimbulkan bahaya besar, tegasnya.

Dia juga mengatakan bahwa pembicaraan AS tentang bantuan kemanusiaan adalah hal yang sangat munafik karena mereka telah berdiri di samping rezim Zionis sepanjang perang dan bahkan mengatur pertempuran untuk rezim Israel.

Dia mengatakan bahwa rezim Israel harus diadili di Den Haag sebagai penjahat perang.

OKI, yang terdiri dari 57 negara anggota dan memiliki sekretariatnya di Jeddah, mengadakan pertemuan tingkat menteri luar negeri mengenai Gaza atas permintaan Republik Islam Iran.

Bulan lalu, dalam sidang mengenai pendudukan Israel di Palestina, Sekretaris Jenderal OKI dan tim hukum menyampaikan pernyataan lisan di Mahkamah Internasional di Den Haag dan menyoroti kejahatan rezim Israel terhadap rakyat Palestina, khususnya di Jalur Gaza.

Baca Juga : Iran Menyita Kargo Minyak AS atas Gugatan Pasien EB

Pernyataan OKI kemudian mengumumkan bahwa sekretariat organisasi ini, bersama dengan media, telah mulai memantau kejahatan rezim Zionis terhadap Palestina dan sedang dalam proses mendirikan sebuah observatorium hukum untuk mendokumentasikan kejahatan tersebut.

Pada bulan Oktober, OKI mengadakan pertemuan luar biasa komite eksekutif di tingkat menteri luar negeri untuk meninjau situasi di Gaza.

Must Read

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here