Teheran, Purna Warta – Laporan media yang mengklaim bahwa sejumlah pasukan Iran telah tewas dalam serangan udara AS baru-baru ini di Yaman adalah salah, menurut informasi yang diperoleh Tasnim. AS pada hari Selasa melancarkan serangan udara yang fatal di Al-Fazah, wilayah pesisir di kota pelabuhan Hudaydah, Yaman.
Dalam sebuah pernyataan yang diunggah di akun X-nya, Menteri Informasi Yaman Moammar al-Eryani mengklaim bahwa serangan udara AS telah menewaskan 70 pasukan Houthi, termasuk komandan lapangan terkemuka, dan juga sejumlah pakar dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Namun, Tasnim telah memperoleh informasi tentang kepalsuan klaim tersebut. Informasi tersebut menunjukkan bahwa tidak ada warga Iran yang menjadi martir di Yaman.
Tampaknya berita-berita media semacam itu telah disebarkan sebagai bagian dari perang psikologis dengan tujuan menjerumuskan wilayah tersebut ke dalam perang yang lebih luas.
Pejabat militer Iran telah berulang kali menyatakan bahwa pasukan Ansarullah Yaman bertempur sendirian melawan tindakan agresi AS dan Israel.