Teheran, Purna Warta – Tentara Iran mengatakan telah melakukan operasi drone sejak Rabu pagi terhadap beberapa target militer rezim Israel, termasuk fasilitas yang terkait dengan intelijen militer Israel.
Tentara Iran mengatakan operasi tersebut menargetkan lokasi-lokasi tertentu di Palestina yang diduduki, termasuk direktorat intelijen militer Israel yang dikenal sebagai Aman, Unit 8200, sistem radar Green Pine, dan gedung markas besar kapal selam di pangkalan angkatan laut Haifa.
Menurut pernyataan tersebut, serangan dimulai sebelum fajar dan masih berlanjut.
Aman adalah bagian dari struktur intelijen Israel dan terlibat dalam mengidentifikasi target dan mendukung operasi militer.
Unit 8200 bertanggung jawab atas pengumpulan intelijen sinyal, pemantauan komunikasi digital, dan melakukan operasi siber ofensif.
Sementara itu, sistem radar Green Pine telah menjadi elemen kunci jaringan pertahanan rudal Israel terhadap rudal Iran, dan kerusakan pada sistem tersebut dapat secara signifikan mengurangi kemampuan untuk mencegat serangan rudal yang datang.
Secara terpisah, surat kabar berbahasa Ibrani Maariv, mengutip laporan media Barat, mengatakan penghancuran radar AS yang sangat canggih di Yordania telah memberikan pukulan berat bagi Amerika Serikat.
Di bagian lain laporannya, surat kabar tersebut mengatakan serangan terhadap sistem pertahanan udara AS di Yordania merupakan pukulan signifikan terhadap kemampuan militer AS dan dukungannya terhadap pertahanan Israel melawan serangan Iran.
Maariv juga mengatakan bahwa tindakan Amerika Serikat, termasuk serangan awal AS-Israel, telah memperkuat posisi Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).


