Teheran, Purna Warta – Tentara Iran mengatakan drone serangnya telah menargetkan posisi pasukan AS dan stasiun radar musuh di Uni Emirat Arab.
Dalam pernyataan yang dirilis pada hari Senin, Tentara Republik Islam Iran mengatakan operasi tersebut dilakukan semalaman hingga dini hari, dengan fokus pada fasilitas yang terlibat dalam mendeteksi dan melacak rudal dan drone tempur, serta lokasi tempat pasukan AS ditempatkan.
Ditambahkan bahwa dalam gelombang serangan ini, drone penghancur Tentara juga menargetkan posisi pasukan “tentara AS teroris” yang ditempatkan di UEA.
Amerika Serikat dan rezim Israel melancarkan kampanye militer skala besar tanpa provokasi terhadap Iran setelah pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei, bersama beberapa komandan militer senior dan warga sipil pada 28 Februari.
Serangan tersebut melibatkan serangan udara ekstensif terhadap lokasi militer dan sipil di seluruh Iran, menyebabkan banyak korban dan kerusakan infrastruktur yang meluas.
Sebagai tanggapan, Angkatan Bersenjata Iran telah melakukan operasi pembalasan, menargetkan posisi Amerika dan Israel di wilayah pendudukan dan di pangkalan regional dengan gelombang rudal dan drone.


