Teheran, Purna Eta– Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan pandangan positif mengenai hasil negosiasi nuklir yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat, mengatakan bahwa hasil yang menguntungkan dapat membantu menghilangkan hambatan bagi pembangunan negara.
Dalam komentarnya pada pertemuan dengan para aktivis ekonomi dan investor di provinsi Mazandaran utara pada hari Rabu, presiden menyoroti upaya untuk memperluas hubungan dengan negara-negara lain dan negara-negara tetangga.
Pezeshkian mengatakan hubungan Iran dengan negara-negara tetangga telah meningkat secara signifikan dan bahwa pemerintahannya berupaya untuk lebih memperkuat hubungan tersebut.
Menunjuk pada putaran ketiga negosiasi antara Teheran dan Washington, Pezeshkian mengatakan proses tersebut akan berlanjut di Jenewa dengan kehadiran Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi.
Ia mencatat bahwa pemerintah telah berupaya memastikan bahwa jalannya negosiasi dipandu dan dikelola di bawah arahan dan bimbingan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei dengan cara yang akan membawa negara ini keluar dari situasi yang merusak, yaitu “tidak ada perang maupun perdamaian.”
Pezeshkian mencatat bahwa jika negosiasi mencapai hasil yang diinginkan, hal itu pasti akan menciptakan kemungkinan untuk menghilangkan hambatan yang ada dan memfasilitasi proses pembangunan negara dengan lebih cepat dan mudah.
Ia menambahkan bahwa prospek positif dapat dilihat dalam jalannya pembicaraan.
Iran dan AS telah mengadakan dua putaran negosiasi nuklir tidak langsung dalam beberapa pekan terakhir, yang dimediasi oleh Oman.
Putaran ketiga pembicaraan dimulai di Jenewa pada hari Kamis.


