Teheran, Purna Warta – Sebuah pesawat tempur Angkatan Udara Iran jatuh saat misi latihan malam hari di Provinsi Hamedan, menewaskan Kolonel Mahdi Piroozmand, sementara pilot kedua selamat dari insiden tersebut.
Pada Kamis malam, sebuah jet tempur Angkatan Udara lepas landas dari Pangkalan Udara Nojeh untuk misi latihan malam hari di Provinsi Hamedan ketika terlibat dalam sebuah insiden. Salah satu pilot, Kolonel Mahdi Piroozmand, gugur, sementara pilot lainnya selamat tanpa cedera.
Hamzeh Amraei, Wakil Bidang Politik dan Keamanan Kantor Gubernur Jenderal Hamedan, mengatakan bahwa sebuah pesawat latih jatuh di daerah Nobaran dan pasukan penyelamat segera dikirim ke lokasi kejadian. Ia menambahkan bahwa detail insiden tersebut sedang diselidiki.
Dalam pesan yang dirilis pada hari Jumat, Komandan Angkatan Udara Brigadir Jenderal Bahman Behmard menyampaikan belasungkawa atas gugurnya pilot tersebut.
Komandan menyatakan bahwa gugurnya pilot pemberani dan berdedikasi tersebut, yang kehilangan nyawanya selama misi pelatihan saat bertugas menjaga keamanan dan kekuatan tanah air Islam, menimbulkan kesedihan dan duka cita yang mendalam.
Ia lebih lanjut mencatat bahwa upaya diam-diam dan tanpa pamrih para pilot Angkatan Udara dalam menjaga keamanan langit negara merupakan babak emas pengorbanan dalam sejarah bangsa, menambahkan bahwa nama dan kenangan pilot yang gugur akan tetap abadi dalam catatan kebanggaan para pembela tanah air.


