Pasokan Uang Iran Naik 8,8% pada Kuartal Pertama Tahun Kalender, Menurut Data CBI

Teheran, Purna Warta – Bank Sentral Iran (CBI) telah melaporkan peningkatan pasokan uang negara sebesar 8,8% secara triwulanan selama tiga bulan hingga akhir Juni.

Baca juga: Sekitar 100 Warga Iran Menjadi Korban Terorisme dalam Setahun Terakhir

Angka-angka CBI yang dikutip dalam laporan hari Selasa oleh kantor berita semi-resmi Fars menunjukkan bahwa total pasokan uang ekonomi Iran, yang secara teknis dikenal sebagai pasokan uang M3, mencapai 110.588 triliun rial (lebih dari $108,41 miliar), pada akhir bulan kalender hingga 21 Juni.

Peningkatan tahunan pasokan uang di Iran mencapai 32,4% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya hingga akhir Juni 2024, menurut angka-angka tersebut.

Peningkatan ini 5,6% lebih tinggi dibandingkan kenaikan tahunan pasokan uang M3 yang dilaporkan oleh CBI pada akhir Juni tahun lalu, ungkap lembaga pemberi pinjaman tersebut.

Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa basis moneter Iran, yang merupakan uang tunai yang beredar di negara tersebut dan simpanan yang dimiliki oleh CBI, telah meningkat sebesar 6,3% pada bulan Juni dibandingkan dengan akhir Maret sehingga mencapai total 14.444,4 triliun rial (lebih dari $14,16 miliar).

Baca juga: Pejabat Iran Laporkan Masih Menjadi Serangan Siber Dua Bulan setelah Agresi Israel

CBI telah melaporkan peningkatan aset luar negeri bersihnya sebagai akibat dari peningkatan ekspor minyak Iran yang konsisten serta peningkatan nilai tukar resmi negara tersebut. Bank tersebut menyatakan pada akhir Maret bahwa basis moneter di negara tersebut telah meningkat sebesar 24,5% secara tahunan.

Data yang dirilis pada hari Selasa menunjukkan bahwa utang pemerintah kepada CBI telah meningkat sebesar 18,5% pada bulan Juni dibandingkan dengan akhir Maret, yang berkontribusi pada peningkatan basis moneter Iran selama periode tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *