Para Duta Besar Uni Eropa Dipanggil Terkait Langkah-Langkah Anti-Iran dan Pemberian Label pada IRGC

Teheran, Purna Warta – Kementerian Luar Negeri Iran memanggil para duta besar negara-negara anggota Uni Eropa untuk menyampaikan protes keras terhadap langkah-langkah provokatif dan tidak beralasan yang diambil oleh Uni Eropa terhadap Korps Garda Revolusi Islam.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Selasa, Kementerian Luar Negeri mengatakan bahwa menyusul keputusan anti-Iran yang diambil oleh Dewan Menteri Uni Eropa pada 29 Januari, termasuk pemberian label ofensif pada IRGC, para duta besar negara-negara anggota Uni Eropa dipanggil oleh wakil menteri luar negeri untuk urusan politik dan direktur jenderal terkait di Kementerian Luar Negeri, di mana keberatan keras Iran terhadap langkah-langkah tersebut secara resmi disampaikan.

Selama sesi pemanggilan, posisi pemerintah Iran yang sangat mengutuk keputusan Dewan Menteri Uni Eropa yang tidak beralasan dan tidak bertanggung jawab diuraikan. Ditekankan bahwa tindakan Uni Eropa tidak hanya merupakan pelanggaran nyata terhadap prinsip-prinsip dasar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan hukum internasional, khususnya penghormatan terhadap kedaulatan nasional dan larangan campur tangan dalam urusan internal negara, tetapi juga dianggap sebagai kesalahan strategis dan penghinaan yang tak termaafkan terhadap bangsa Iran.

Pernyataan tersebut mencatat bahwa Uni Eropa harus bertanggung jawab atas kebijakan dan perilaku destruktif dan melanggar hukum yang berasal dari posisi yang tidak pantas dan munafik yang diambil oleh beberapa anggota utamanya terkait perkembangan regional. Ini termasuk dukungan terhadap genosida Palestina, dukungan terhadap kejahatan agresi militer rezim Israel terhadap Iran, dan dukungan terhadap aksi teroris terhadap bangsa Iran antara tanggal 8 dan 10 Januari, tambah pernyataan itu.

Merujuk pada misi dan kinerja IRGC sebagai pembela keamanan nasional Iran dan kekuatan paling efektif melawan terorisme Daesh (ISIL atau ISIS), Kementerian Luar Negeri menekankan bahwa keputusan ilegal Uni Eropa menetapkan preseden berbahaya dalam hubungan internasional dan menyerang prinsip supremasi hukum.

Pernyataan itu memperingatkan bahwa tindakan tersebut melemahkan perdamaian dan keamanan internasional serta mengganggu kerja sama dalam upaya kontra-terorisme, dan menambahkan bahwa konsekuensi dari keputusan tersebut akan menjadi tanggung jawab para pembuat kebijakan Eropa.

Menurut pernyataan tersebut, para duta besar negara-negara anggota Uni Eropa mengatakan bahwa mereka akan segera menyampaikan posisi Iran kepada pihak berwenang terkait di negara masing-masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *