Teheran, Purna Warta – Para ahli pertanian Iran menyerukan kebijakan yang lebih kuat untuk melindungi domba Taleshi, jenis domba asli yang mudah beradaptasi dan telah menopang mata pencaharian di komunitas pegunungan utara selama berabad-abad, di tengah ancaman yang semakin meningkat terhadap kemurnian genetik dan populasinya.
Para ahli telah mengidentifikasi domba Taleshi sebagai aset ternak strategis yang mendukung ekonomi pertanian dan menopang mata pencaharian pedesaan di seluruh provinsi Iran utara.
Jenis domba asli ini telah beradaptasi selama berabad-abad dengan kondisi pegunungan, hutan, dan lembap di wilayah Talesh.
Para peneliti menggambarkannya sebagai sumber daya genetik nasional yang berharga yang membutuhkan kebijakan konservasi yang lebih kuat dan dukungan kelembagaan.
Hamed Kioumarsi, seorang peneliti di Organisasi Penelitian, Pendidikan, dan Penyuluhan Pertanian Iran (AREEO) dan Pemimpin Redaksi Jurnal Penelitian Biotropis dan Teknologi Alam, mengatakan kepada Tasnim News bahwa domba Taleshi menunjukkan toleransi yang luar biasa terhadap kondisi lingkungan yang keras, termasuk kelembaban tinggi dan ketersediaan pakan yang terbatas.
Ia menjelaskan bahwa adaptasi kuat ras ini terhadap ekosistem pegunungan dan hutan menjadikannya sumber pendapatan penting bagi masyarakat pastoral di daerah terpencil di mana pilihan pertanian lainnya masih terbatas.
Kioumarsi lebih lanjut mencatat bahwa domba Taleshi memainkan peran utama dalam produksi daging merah di seluruh Iran utara, dengan dagingnya yang dipuji secara luas karena kualitasnya yang unggul dan rasa yang khas.
Para ahli peternakan menunjukkan bahwa ras ini membantu menjaga sistem penggembalaan yang seimbang dan mencegah pengabaian lahan di daerah pegunungan dan perbatasan.
Oleh karena itu, pelestarian ras asli seperti domba Taleshi terbukti penting untuk memastikan ketahanan pangan, melindungi keanekaragaman hayati, dan membangun ketahanan yang lebih besar terhadap perubahan iklim.
Dibandingkan dengan ras impor atau komersial, ternak asli seperti domba Taleshi menunjukkan adaptasi yang lebih unggul terhadap penyakit lokal dan tekanan lingkungan.
Ketahanan alami ini mengurangi ketergantungan petani pada pakan komersial dan perawatan hewan yang mahal.
Terlepas dari keunggulan ini, populasi domba Taleshi kini menghadapi ancaman serius.
Tantangan utama meliputi perkawinan silang yang tidak terkontrol, degradasi lahan penggembalaan yang terus berlanjut, migrasi penduduk pedesaan, dan dukungan kelembagaan yang tidak memadai.
Para peneliti telah berulang kali mendesak pembentukan program pembiakan terstruktur, upaya konservasi genetik yang terarah, dan bantuan keuangan yang ditargetkan untuk peternak lokal guna menghentikan penurunan bertahap populasi domba ini.
Mempromosikan konservasi dan pemanfaatan domba Taleshi secara berkelanjutan secara langsung mendukung tujuan nasional Iran yang lebih luas untuk meningkatkan produksi pertanian domestik, memajukan pembangunan pedesaan, dan melestarikan warisan pertanian negara.
Para ahli menegaskan bahwa investasi yang lebih besar, penelitian ilmiah yang lebih intensif, dan peningkatan kesadaran publik dan media tetap penting untuk mengamankan pentingnya strategis jangka panjang domba ini dalam sektor peternakan Iran.


