Menteri Luar Negeri Iran Puji Ketahanan Nasional pada Peringatan Revolusi Islam

Teheran, Purna Warta –  Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan jutaan warga Iran memperingati ulang tahun ke-47 kemenangan Revolusi Islam dengan menegaskan kembali komitmen mereka terhadap kedaulatan nasional, ketahanan, dan martabat.

Dalam pesan yang diunggah di akun X-nya, Araqchi merujuk pada jumlah peserta yang besar di seluruh negeri dan merefleksikan perkembangan selama setahun terakhir, termasuk serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Iran.

Menteri luar negeri menekankan bahwa kekuatan Iran berasal dari ketergantungan pada rakyatnya sendiri, bukan pada kekuatan asing.

“Jutaan warga Iran memadati jalan-jalan kita hari ini untuk merayakan ulang tahun ke-47 dari apa yang oleh para cendekiawan disebut sebagai ‘Revolusi Besar Terakhir Abad ke-20’,” kata Araqchi.

“Banyak hal telah terjadi dalam beberapa dekade sejak Revolusi Islam, dan khususnya dalam dua belas bulan terakhir. Hanya dalam setahun terakhir saja, rakyat kita telah menjadi sasaran serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh dua rezim bersenjata nuklir dan kemudian operasi teroris besar-besaran; namun Republik Islam Iran selalu berdiri teguh,” tambahnya.

“Ketahanan ini berakar pada ketergantungan kita pada rakyat KITA SENDIRI, bukan rezim asing,” tegas Araqchi.

“Saya sangat berharap tahun mendatang akan menjadi Tahun Perdamaian dan Ketenangan, dengan Dialog yang Lebih Utama daripada Perang. Preferensi kami adalah diplomasi, dan kesepakatan tentang program nuklir damai Iran dapat dicapai; tetapi hanya jika adil dan seimbang. Untuk tujuan ini, Iran tidak akan ragu untuk membela kedaulatannya, apa pun harganya. Seperti yang sekali lagi ditegaskan oleh jutaan warga Iran hari ini: hak dan martabat kita tidak untuk dijual,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *