Teheran, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengadakan pembicaraan dengan rekan-rekannya dari beberapa negara regional pada Kamis malam.
Dalam panggilan telepon terpisah dengan rekan-rekannya di Mesir, Oman, dan Qatar, Araqchi meninjau perkembangan regional dan internasional terkini.
Sebelumnya, Araqchi telah mengumumkan bahwa pembicaraan nuklir dengan Amerika Serikat akan diadakan di Muscat, Oman, pada Jumat pagi.
Dalam sebuah unggahan di X, diplomat senior itu mengatakan pembicaraan dijadwalkan sekitar pukul 10 pagi, dan menyampaikan apresiasi kepada Oman karena telah memfasilitasi pertemuan dan membuat pengaturan yang diperlukan.
Sebelumnya, laporan media Iran mengatakan negosiasi akan fokus secara eksklusif pada program energi nuklir damai Iran dan pencabutan sanksi, tanpa membahas isu-isu lain.
Araqchi diperkirakan akan memimpin delegasi Iran, yang akan mencakup diplomat senior Majid Takht Ravanchi dan Kazem Gharibabadi. Amerika Serikat akan diwakili oleh utusan khusus Gedung Putih Steve Witkoff, menurut laporan tersebut.
Pembicaraan tersebut, tambah laporan itu, akan diadakan secara tidak langsung, dengan Oman bertindak sebagai mediator.
Putaran negosiasi baru ini awalnya direncanakan akan berlangsung di Istanbul, tetapi tempatnya diubah ke Muscat atas permintaan Iran.
Format pembicaraan akan mencerminkan putaran sebelumnya yang diadakan sebelum perang ilegal AS-Israel terhadap Iran Juni lalu, yang menggagalkan proses diplomatik.


