Teheran, Purna Warta – Berbicara di hadapan mahasiswa DAFOS (Universitas Komando dan Staf Angkatan Darat Republik Islam Iran) Garda Revolusi Iran (IRGC) dalam rangka Hari Mahasiswa Nasional, Mayor Jenderal Mousavi mendesak angkatan bersenjata negara tersebut untuk membekali diri dengan tindakan pencegahan terhadap segala ancaman eksternal.
Baca juga: Baghaei: Iran Siap Berdialog dengan Pejabat Lebanon
Dengan memanfaatkan teknologi tercanggih dan tercanggih di dunia, para pemuda revolusioner negara tersebut berhasil meraih kemajuan dan prestasi besar di berbagai divisi angkatan bersenjata, tegasnya.
Di tempat lain dalam sambutannya, Mayor Jenderal Mousavi merujuk pada perkembangan di bidang perang campuran dan perang kognitif, dan menyebut persiapan untuk perang baru sebagai kebutuhan strategis.
Mayor Jenderal Mousavi kemudian mengajak para mahasiswa untuk mempelajari dan mempraktikkan skenario pertahanan baru, agar angkatan bersenjata memiliki kemampuan untuk mengambil tindakan pencegahan terhadap ancaman apa pun.
Baca juga: Ghalibaf: Mahasiswa Iran Secara Historis Memimpin Perjuangan Melawan Penindasan
Transfer pengetahuan dan pengalaman teknis merupakan salah satu komponen strategis penting lainnya, ujarnya, seraya menambahkan bahwa pengalaman berharga yang diperoleh selama delapan tahun Pertahanan Suci (perang yang dipaksakan Irak terhadap Iran pada tahun 1980-1988), terutama selama perang 12 hari yang dipaksakan Israel, harus diwariskan kepada generasi muda.


