Liga Arab Mengecam Serangan Israel terhadap Markas UNRWA di Al-Quds Timur

Riyadh, Purna Warta – Liga Arab pada hari Selasa mengecam serangan rezim Israel terhadap markas badan PBB untuk pengungsi Palestina, UNRWA, di Al-Quds Timur yang diduduki, menyebutnya sebagai bagian dari kampanye yang lebih luas terhadap organisasi tersebut.

Baca juga: 3 Warga Sipil Terluka Saat Pasukan Israel Melakukan Invasi Darat ke Suriah Selatan

Dalam sebuah pernyataan, Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul Gheit mengatakan serangan itu mencerminkan upaya berkelanjutan untuk mengikis kehadiran dan fungsi UNRWA di wilayah Palestina yang diduduki.

Dalam perkembangan terkait, juru bicaranya, Gamal Roshdy, mengatakan klaim Israel terhadap badan PBB tersebut “tidak memiliki dasar hukum atau logika apa pun,” menekankan bahwa serangan itu “merupakan bagian dari upaya sistematis dan berkelanjutan untuk mengakhiri kehadiran dan operasi UNRWA.”

Sementara itu, Roshdy menyerukan kepada komunitas internasional untuk “berintervensi secara efektif dan tegas untuk mengakhiri kampanye yang menargetkan Badan tersebut.”

Secara terpisah, ia mengatakan UNRWA menyediakan “layanan kesehatan, pendidikan, dan pekerjaan yang vital bagi jutaan pengungsi Palestina di lima wilayah operasinya.”

Menurut kepala UNRWA, Philippe Lazzarini, polisi Israel yang didampingi oleh pejabat kota secara paksa memasuki kompleks UNRWA di Al-Quds Timur pada hari Senin, menurunkan bendera PBB dan mengibarkan bendera Israel di lokasi tersebut.

Sebagai latar belakang, UNRWA didirikan oleh Majelis Umum PBB lebih dari 70 tahun yang lalu untuk membantu warga Palestina yang dipaksa mengungsi dari tanah mereka.

Baca juga: Kebakaran Menewaskan 12 Orang di Gedung Apartemen di China Selatan

Sementara itu, badan tersebut menghadapi kesulitan keuangan yang parah sejak Israel melarangnya beroperasi di wilayahnya dan melancarkan kampanye pencemaran nama baik yang mengklaim bahwa anggota staf terlibat dalam serangan 7 Oktober 2023.

Personel UNRWA terpaksa mengosongkan kompleks tersebut pada awal tahun ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *