Teheran, Purna Warta – Komandan Pasukan Quds IRGC mengatakan Amerika Serikat dan rezim Zionis harus meninggalkan wilayah ini tanpa prestasi apa pun.
“Front perlawanan terpadu memiliki kehadiran yang kuat dan efektif di seluruh wilayah dan sedang menunggu musuh-musuh kemanusiaan,” kata Brigadir Jenderal Esmaeil Qaani dalam sebuah unggahan di media sosial.
“AS dan rezim Zionis harus ingat bagaimana mereka melarikan diri dengan tangan kosong dari Yaman yang heroik, Bab-el-Mandeb, dan Laut Merah,” tambahnya.
“Sekarang, mereka juga akan meninggalkan wilayah ini tanpa prestasi apa pun,” kata jenderal IRGC tersebut.
Komentar tersebut muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Angkatan Laut AS akan mulai memblokade Selat Hormuz dan juga akan mencegat setiap kapal di perairan internasional yang telah membayar bea masuk kepada Iran.
Namun CENTCOM mengatakan ini hanya akan menargetkan kapal yang menuju atau dari pelabuhan Iran. CENTCOM juga mengatakan bahwa kapal internasional yang tidak menuju atau dari Iran akan memiliki kebebasan navigasi untuk melintasi selat tersebut.
Militer AS mengatakan akan mulai memblokade pelabuhan Iran pada hari Senin pukul 14:00 GMT.


