Teheran, Purna Warta – Juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Brigadir Jenderal Ali Mohammad Naeini, mengatakan bahwa angkatan bersenjata Iran unggul atas musuh selama perang 12 hari yang dipaksakan Israel.
Berbicara pada kesempatan Hari Mahasiswa Nasional di Universitas Urmia dan Tabriz pada hari Minggu, ia menekankan bahwa Iran unggul dalam perang 12 hari yang akhirnya mendorong para agresor untuk menuntut diakhirinya perang.
Juru bicara IRGC tersebut memuji ketahanan psikologis dan sosial, ketahanan pemerintah, kohesi, persatuan, dan persahabatan antara pemerintah dan angkatan bersenjata selama Pertahanan Suci 12 hari.
Musuh telah melakukan segala upaya dan tidak melewatkan satu langkah pun untuk menyeret perang ke negara itu melalui serangan udara, tetapi gagal mewujudkan tujuan jahatnya, tegasnya.
Ia melanjutkan dengan mengatakan bahwa musuh gagal mencapai tujuan politik, peradaban, dan wacananya karena angkatan bersenjata dan bangsa Iran benar-benar berdiri melawan musuh dengan persatuan dan persahabatan mereka.
Bangsa Iran Islam yang mulia telah mengubah persamaan perang, ujarnya, seraya menambahkan bahwa perang paksa selama 12 hari merupakan fenomena yang tak tertandingi.
Baca juga: Baghaei: Iran Siap Berdialog dengan Pejabat Lebanon
Naeini menekankan bahwa konflik baru-baru ini “meruntuhkan tulang punggung doktrin keamanan nasional dan strategi pencegahan rezim Zionis.”
“Perang ini merupakan unjuk kekuatan rakyat, kekuatan komando perang Iran, dan ketahanan angkatan bersenjata kami. Setelah perang 12 hari, Iran menjadi lebih stabil, lebih bersatu, dan lebih kuat,” ujar juru bicara Garda Revolusi.


