Teheran, Purna Warta – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan saat ini tidak ada rencana untuk mengubah format atau pengaturan negosiasi nuklir dengan Amerika Serikat, menambahkan bahwa pembicaraan akan berlanjut dalam kerangka kerja yang sama jika kesepakatan tercapai mengenai waktu putaran selanjutnya.
Dalam komentarnya pada konferensi pers mingguan pada hari Selasa, Esmaeil Baqaei menanggapi spekulasi tentang kemungkinan perubahan dalam struktur pembicaraan nuklir Iran-AS, yang putaran terakhirnya diadakan di Muscat pada 6 Februari.
Ia mengatakan, untuk saat ini, tidak ada rencana untuk mengubah format atau pengaturan negosiasi, menambahkan bahwa pembicaraan selanjutnya juga akan diadakan dengan cara yang sama, asalkan tercapai kesepahaman tentang tanggal dan waktu putaran selanjutnya.
Menanggapi kemungkinan perubahan dalam tim negosiasi Iran, Baqaei mengatakan bahwa tergantung pada jalannya pembicaraan, Iran akan menambahkan anggota atau ahli baru ke delegasi jika diperlukan. Ia mencatat bahwa Teheran dapat memanfaatkan kemampuan, pengalaman, dan pengetahuan ahli dari berbagai individu.
Mengenai usulan Iran dalam negosiasi, juru bicara tersebut mengatakan wajar jika diskusi rinci tidak dapat diharapkan dalam pertemuan awal. Ia menjelaskan bahwa pertemuan setengah hari di Muscat, dari perspektif Iran, dimaksudkan untuk menilai keseriusan pihak lain dan bagaimana jalan ke depan dapat ditempuh, dan bahwa diskusi pada pertemuan tersebut terutama berfokus pada isu-isu umum.
Baqaei mengatakan posisi prinsip Iran jelas, menekankan bahwa tuntutan Teheran adalah realisasi kepentingan Iran berdasarkan Perjanjian Non-Proliferasi dan penggunaan energi nuklir secara damai. Ia menambahkan bahwa rincian lebih lanjut akan bergantung pada bagaimana proses tersebut berlangsung di masa mendatang.


