Teheran, Purna Warta – Iran telah memperkuat kemampuan tolaknya dengan meningkatkan rudal balistik produksi dalam negeri, kata Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi pada hari Rabu saat kunjungan ke fasilitas rudal Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
“Dengan meningkatkan rudal balistiknya dalam semua dimensi teknis, Iran telah mampu memperkuat daya tolaknya,” katanya selama kunjungan tersebut, didampingi oleh Brigadir Jenderal Majid Mousavi, komandan Angkatan Udara IRGC.
Ia juga menyatakan kesiapan Iran untuk menghadapi agresi apa pun dari musuh-musuhnya.
“Setelah perang 12 hari, kami telah mengubah doktrin militer kami dari defensif menjadi ofensif dengan mengadopsi kebijakan perang asimetris dan [meningkatkan kesiapan untuk] respons yang menghancurkan terhadap musuh,” kata jenderal tertinggi itu, merujuk pada agresi ilegal AS-Israel baru-baru ini terhadap Iran yang menewaskan sedikitnya 1.064 orang pada Juni lalu.
Israel melancarkan perang tanpa provokasi pada 13 Juni sementara Teheran terlibat dalam negosiasi nuklir dengan Amerika Serikat, yang kemudian bergabung dalam agresi tersebut dengan menyerang situs nuklir Iran.
Sebagai tanggapan, angkatan bersenjata Iran menargetkan lokasi-lokasi strategis di seluruh wilayah pendudukan dan di Al-Udeid, instalasi militer AS terbesar di Asia Barat.
Sejak saat itu, Iran telah berupaya memperkuat kapasitas militer defensif dan ofensifnya.
Di tengah ketegangan yang terus berlanjut, kawasan itu kembali bersiap untuk kemungkinan konfrontasi setelah Amerika Serikat mengerahkan pasukan udara dan angkatan laut di sana dan mengancam potensi tindakan terhadap Republik Islam.
Para pejabat Iran telah memperingatkan bahwa setiap serangan AS akan memicu respons langsung dan dapat meningkat menjadi perang regional yang lebih luas.
Sementara itu, secara diplomatik, ketegangan agak mereda karena negara-negara regional meningkatkan inisiatif diplomatik untuk mencegah perang.
Para diplomat Iran dan AS dijadwalkan bertemu di Oman pada hari Jumat untuk putaran diskusi selanjutnya tentang program nuklir Teheran.
Awal pekan ini, Jenderal Mousavi memperingatkan bahwa kesalahan perhitungan apa pun oleh musuh Republik Islam akan memicu respons yang “cepat” dan “tegas”.
Angkatan Bersenjata Iran siap merespons ancaman dengan keras, tambahnya.
“Kami hanya memikirkan kemenangan. Kami tidak takut akan kekuatan musuh yang tampak di permukaan, dan kami sepenuhnya siap untuk konfrontasi dan memberikan tamparan balasan.”


