Teheran, Purna Warta – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyampaikan belasungkawa atas kemartiran Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei, menekankan bahwa hal itu membuat bangsa Iran lebih bertekad untuk mengikuti jalannya. Iran pada Minggu pagi mengkonfirmasi bahwa Imam Khamenei gugur dalam serangan hari Sabtu oleh pasukan kriminal AS-Israel.
Dalam sebuah pernyataan, IRGC menyampaikan belasungkawa atas kehilangan besar ini dan menggambarkan kemartiran Ayatollah Khamenei di jalan Islam dan Iran sebagai tanda kemenangan dan semakin dekat dengan tujuan.
Ditegaskan bahwa kemartiran tersebut akan memperkuat tekad bangsa Iran untuk mengikuti jalan Imam Khamenei.
IRGC juga mengatakan bahwa tindakan kriminal dan teroris oleh pemerintah jahat AS dan rezim Zionis merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap prinsip-prinsip agama, moral, hukum, dan umum, serta bersumpah akan pembalasan yang keras, tegas, dan menimbulkan penyesalan dari bangsa Iran.
Kabinet Menteri Iran telah menyatakan 40 hari masa berkabung nasional menyusul kemartiran Pemimpin Revolusi Islam, menekankan bahwa kejahatan besar ini tidak akan dibiarkan tanpa balasan dan mereka yang berada di baliknya akan menyesali perbuatan mereka.
Angkatan Bersenjata Iran telah menanggapi agresi AS-Israel dengan melancarkan serangan rudal dan drone besar-besaran ke wilayah yang diduduki Israel dan pangkalan Amerika di wilayah tersebut.


