IRGC Menyerang Situs Industri AS–Israel Sebagai Balasan atas Serangan Terhadap Infrastruktur

IRGC 2

Tehran, Purna Warta – Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan operasi besar-besaran rudal dan drone yang menargetkan industri-industri berat milik musuh Amerika–Israel di wilayah pendudukan dan lokasi lain di kawasan.

IRGC menyatakan telah melancarkan operasi rudal dan drone berskala luas yang menargetkan industri berat milik musuh Amerika–Israel di wilayah pendudukan serta berbagai lokasi lainnya di kawasan.

Dalam sebuah pernyataan, Departemen Hubungan Masyarakat IRGC mengatakan bahwa operasi tersebut merupakan balasan atas serangan-serangan baru-baru ini terhadap industri non-militer Iran, sebagai bagian dari gelombang ke-85 Operasi “Janji Sejati 4” (True Promise 4).

IRGC menggambarkan serangan tersebut sebagai penghormatan terhadap keteguhan rakyat Iran serta para pekerja industri negara tersebut.

Menurut pernyataan itu, personel Angkatan Laut IRGC dan Pasukan Kedirgantaraan IRGC melancarkan gelombang serangan rudal dan drone secara berturut-turut, yang menghancurkan sebagian fasilitas industri milik musuh Amerika–Zionis yang agresor di wilayah pendudukan dan lokasi lainnya.

Selama operasi berlangsung, IRGC melaporkan bahwa angkatan udara musuh berusaha menargetkan platform peluncuran mereka dengan menggunakan pesawat tempur dan drone. IRGC menambahkan bahwa unit pertahanan udara pasukan elit tersebut berhasil menembak jatuh sebuah pesawat nirawak strategis Amerika jenis MQ-9 di atas wilayah Shiraz.

Selain itu, sebuah pesawat tempur F-16 milik Amerika Serikat terkena serangan di selatan Provinsi Fars dan hancur sebelum sempat mendarat di sebuah pangkalan udara di Arab Saudi.

IRGC menyatakan bahwa Komando Pusat Amerika Serikat (US Central Command/CENTCOM) telah mengakui serangan tersebut serta kerusakan total pada pesawat tersebut.

Pernyataan tersebut juga menyampaikan peringatan langsung kepada para pemimpin Amerika dengan mengatakan:

“Kami telah memperingatkan para penguasa Amerika yang tidak bijaksana bahwa kami akan membalas serangan terhadap target industri. Serangan ini hanyalah sebuah peringatan. Jika industri kembali diserang, maka respons kami berikutnya akan melampaui apa yang kalian bayangkan.”

Pada hari ke-28 sejak dimulainya agresi Amerika Serikat dan Israel terhadap negara tersebut, sebagian infrastruktur industri Iran mengalami kerusakan. Para pejabat Iran sebelumnya telah memperingatkan bahwa serangan-serangan tersebut akan dibalas dengan respons tegas terhadap musuh yang mereka sebut kriminal.

Amerika Serikat dan Israel disebut telah melancarkan perang agresi tanpa provokasi terhadap Iran pada 28 Februari, dengan melakukan pembunuhan terhadap Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei serta beberapa komandan militer berpangkat tinggi, meskipun pada saat itu sedang berlangsung negosiasi tidak langsung antara Teheran dan Washington mengenai program nuklir damai Iran.

Sebagai tanggapan, Angkatan Bersenjata Iran segera memulai operasi rudal dan drone yang kuat terhadap kepentingan Amerika Serikat di seluruh kawasan Asia Barat serta posisi-posisi Israel di wilayah yang diduduki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *