Teheran, Purna Warta – Sebuah video telah mengungkap dampak tragis dari serangan rudal terhadap sebuah sekolah di Minab, Iran, yang menewaskan 168 anak. Di tengah meningkatnya kekerasan terhadap warga sipil dalam perang AS-Israel, film dokumenter ini menyoroti kejahatan perang dan mempertanyakan hukum internasional serta pertanggungjawaban.
Khamenei.ir telah merilis sebuah video yang meneliti serangan rudal Amerika terhadap sekolah dasar putri di Minab, Iran selatan, yang menewaskan 168 anak, kemudian memetakan kejahatan perang serupa dalam perang agresi Israel-Amerika terhadap Iran untuk mengungkap pola konflik yang lebih luas, mempertanyakan batasan hukum internasional, dan bertanya apakah para pelaku kejahatan tersebut akan pernah dimintai pertanggungjawaban.
Amerika Serikat dan rezim Israel melancarkan kampanye militer skala besar tanpa provokasi terhadap Iran setelah pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei, bersama beberapa komandan militer senior dan warga sipil pada 28 Februari.
Serangan tersebut melibatkan serangan udara yang luas terhadap lokasi militer dan sipil di seluruh Iran, menyebabkan banyak korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang meluas.
Di antara manifestasi agresi yang paling mengerikan adalah serangan bertahap yang terencana terhadap Sekolah Dasar Shajare Tayyebe di kota Minab, selatan Iran, di mana siswa dan guru dibantai dengan kejam.
Serangan kejam ini hanyalah puncak yang terlihat dari gunung es yang jauh lebih besar—yang menyembunyikan di bawah permukaannya bencana yang jauh lebih besar, yaitu: normalisasi pelanggaran hak asasi manusia dan hukum humaniter yang paling menjijikkan, dan keberanian untuk melakukan kejahatan keji tanpa hukuman.


