Teheran, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi memperingatkan aktivitas berbahaya Israel di Karibia dan Amerika Latin, menyebutnya sebagai ancaman besar bagi perdamaian, stabilitas, dan ketenangan di kawasan tersebut. Dalam percakapan telepon pada hari Selasa, Araqchi dan Menteri Luar Negeri Venezuela Yvan Eduardo Gil Pinto membahas hubungan bilateral dan perkembangan terbaru di Karibia.
Baca juga: Terorisme Digital Israel Mengundang Kecaman Saat Farah Abu Ayash Menandai Hampir Dua Bulan Penahanan
Mereka juga meninjau hubungan dan kerja sama di berbagai bidang, termasuk isu ekonomi, perdagangan, dan teknologi, serta menekankan pentingnya perluasan kerja sama di tingkat bilateral dan multilateral, serta dalam kerangka kerja sama Selatan-Selatan.
Kedua menteri juga bertukar pandangan tentang perkembangan internasional dan situasi terkini di Karibia dan Amerika Latin.
Araqchi mengecam pendekatan intimidasi AS terhadap Venezuela dan negara-negara berkembang independen lainnya di Belahan Barat.
Ia mengatakan ancaman AS untuk menggunakan kekuatan terhadap Venezuela merupakan pelanggaran yang jelas dan serius terhadap prinsip-prinsip dasar Piagam PBB dan norma-norma hukum internasional yang berlaku.
Araqchi menggarisbawahi tanggung jawab kolektif komunitas internasional untuk melindungi prinsip dan tujuan Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam menghadapi unilateralisme agresif AS.
Mengacu pada aktivitas rezim Zionis di Karibia dan Amerika Latin, Araqchi menyebut langkah-langkah ini sebagai ancaman besar bagi perdamaian, stabilitas, dan ketenangan kawasan.
Menteri Luar Negeri Iran menekankan tanggung jawab semua pemerintah untuk mengadili dan menghukum para pejabat rezim Israel yang sedang diburu karena melakukan genosida dan kejahatan keji lainnya.
Menteri Luar Negeri Venezuela menyampaikan rasa terima kasih atas posisi berprinsip Iran, dan menekankan pentingnya memperkuat hubungan strategis antara Teheran dan Caracas.
Ia juga menyoroti ketahanan dan perlawanan rakyat dan pemerintah Venezuela terhadap tekanan dan intervensi ilegal AS.


