Teheran, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menekankan bahwa solusi impor dan pengambilan keputusan eksternal tidak dapat menjamin stabilitas di Afghanistan, menyoroti peran penting negara-negara tetangga dalam mencapai keamanan, pembangunan, dan integrasi regional yang berkelanjutan.
Baca juga: Perwakilan Khusus Pakistan Bertemu dengan Araghchi di Teheran
Pada hari Minggu, Teheran menjadi tuan rumah Pertemuan Perwakilan Khusus Negara-Negara Tetangga Afghanistan ditambah Rusia, dengan tujuan membahas perkembangan terkini di Afghanistan dan Asia Selatan.
Para peserta termasuk perwakilan dari Pakistan, Rusia, Uzbekistan, Tiongkok, Tajikistan, dan Turkmenistan.
Araghchi Iran membuka sesi dengan menekankan bahwa stabilitas dan pembangunan Afghanistan sangat penting tidak hanya untuk negara itu sendiri tetapi juga untuk seluruh kawasan.
Afghanistan memiliki kapasitas manusia, ekonomi, dan alam yang unik dan secara historis telah berfungsi sebagai jembatan di antara wilayah-wilayah tetangga, kata Araghchi, menambahkan bahwa posisi geoekonominya menghubungkan Asia Tengah, Barat, dan Selatan, menjadikan stabilitasnya sebagai kebutuhan strategis.
Menyoroti pelajaran dari intervensi asing di masa lalu, menteri tersebut mencatat bahwa keputusan eksternal, termasuk intervensi militer dan dua dekade kehadiran NATO, gagal membawa perdamaian abadi atau pembangunan berkelanjutan.
Ia berpendapat bahwa pendekatan yang terlalu berfokus pada keamanan, pengabaian terhadap tatanan sosial dan budaya Afghanistan, dan pengabaian terhadap aktor regional berkontribusi pada kegagalan ini.
Pelajaran yang jelas adalah bahwa tidak ada solusi eksternal yang dapat menyelesaikan krisis regional. Keputusan yang diimpor tidak menjamin stabilitas, tetapi solusi regional yang didorong oleh negara-negara tetangga memiliki potensi yang jauh lebih besar, tegasnya.
Menteri tersebut mengatakan bahwa Iran secara konsisten mendukung integrasi regional penuh Afghanistan dan menekankan bahwa negara-negara tetangga, dengan ikatan historis, budaya, dan ekonomi mereka, berada pada posisi terbaik untuk memfasilitasi kerja sama.
Araghchi menyerukan kerangka kerja regional yang terkoordinasi yang melampaui persaingan jangka pendek dan memprioritaskan keamanan kolektif, kepentingan bersama, dan pembangunan berkelanjutan.
Ia menggarisbawahi pentingnya kerja sama praktis dalam perdagangan, transportasi, energi, dan hubungan lintas batas untuk meningkatkan peran Afghanistan sebagai pusat transit utama yang menghubungkan Asia Tengah, Selatan, dan Barat.
Afghanistan yang stabil dan terhubung menguntungkan seluruh kawasan; oleh karena itu, rakyat Afghanistan harus menjadi pusat dari semua upaya, katanya.
Baca juga: Iran: Perang dan Agresi AS dan Israel: Tantangan Utama bagi Dunia
Esmaeil Baqaei, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, mengatakan bahwa pertemuan tersebut mencerminkan konsultasi yang sedang berlangsung dengan negara-negara tetangga, termasuk Pakistan dan Afghanistan, yang bertujuan untuk mempromosikan perdamaian, mengurangi ketegangan, dan mendorong kohesi regional.
Menurut Baqaei, Iran sangat mementingkan keamanan dan stabilitas kawasan sekitarnya dan tidak akan berhenti berupaya untuk mengurangi ketegangan antar negara di kawasan tersebut dan untuk mempromosikan saling pengertian di antara mereka.


