Iran Mengecam Pernyataan Utusan AS tentang ‘Sungai Nil hingga Eufrat’ sebagai Bukti Keterlibatan Washington

Teheran, Purna Warta – Iran mengecam keras duta besar AS untuk Palestina yang diduduki karena menyarankan bahwa rezim Zionis dapat mengklaim wilayah Timur Tengah yang luas berdasarkan alasan alkitabiah, menggambarkan komentar tersebut sebagai retorika ekstremis yang memicu ketidakstabilan dan agresi di kawasan tersebut.

Dalam sebuah unggahan di akun X-nya pada hari Minggu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei mengecam komentar Mike Huckabee, yang dilaporkan menyarankan bahwa akan dapat diterima bagi rezim Israel untuk “mengambil semuanya” dan memperluas wilayahnya dari Sungai Nil hingga Eufrat.

“Pernyataan Mike Huckabee bahwa ‘Tidak apa-apa’ jika Israel ‘mengambil semuanya,’ dan memperluas wilayahnya dari Sungai Nil hingga Sungai Eufrat, adalah bukti nyata keterlibatan aktif Amerika dalam perang agresi ekspansionis rezim Israel serta genosida kolonialnya terhadap Palestina,” kata Baqaei.

“Republik Islam Iran, bersama dengan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), mengutuk ‘retorika ideologis ekstremis semacam itu’ yang hanya akan semakin mendorong rezim pendudukan untuk terus melakukan kejahatan keji dan tindakan ilegal terhadap Palestina serta agresi terus-menerus terhadap negara-negara di kawasan ini,” tambahnya.

Negara-negara Muslim telah bersama-sama mengutuk pernyataan Huckabee, mantan pendeta Baptis dan pendukung setia rezim Zionis.

Reaksi keras meluas tajam pada hari Minggu ketika lebih dari selusin pemerintah Arab dan Islam – bersama dengan tiga organisasi regional utama – mengeluarkan pernyataan bersama yang mengecam komentar diplomat AS tersebut sebagai “berbahaya dan provokatif”.

Pernyataan yang dirilis oleh Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab tersebut ditandatangani oleh UEA, Mesir, Yordania, Indonesia, Pakistan, Turki, Arab Saudi, Qatar, Kuwait, Oman, Bahrain, Lebanon, Suriah, dan Negara Palestina, serta Organisasi Kerja Sama Islam, Liga Arab, dan Dewan Kerja Sama Teluk Persia.

Mereka mengatakan bahwa komentar tersebut bertentangan dengan Piagam PBB dan upaya untuk meredakan perang Gaza dan memajukan cakrawala politik untuk penyelesaian komprehensif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *