Teheran, Purna Warta – Kepala Organisasi Energi Atom Iran Mohammad Eslami pada hari Kamis meresmikan klinik penyembuhan luka dengan stimulasi plasma terbesar di negara itu di Isfahan, yang dirancang untuk mengobati luka kompleks dan kronis menggunakan teknologi plasma canggih.
Berbicara kepada wartawan pada peresmian pusat terapi plasma ke-12 Iran, Eslami mengatakan fasilitas yang baru dibuka di Isfahan ini adalah kompleks perawatan plasma terbesar di negara itu.
Ia menjelaskan bahwa pusat tersebut telah dilengkapi dengan bangsal rawat jalan dan rawat inap dan telah dirancang khusus untuk mengobati pasien yang menderita luka diabetes kronis, yang dalam beberapa kasus menyebabkan amputasi anggota tubuh, serta luka infeksi setelah operasi kanker.
Menyoroti kemajuan dalam terapi plasma di seluruh Iran, kepala AEOI mengatakan bahwa selama dua tahun terakhir, sekitar 2.500 pasien telah dirawat di klinik-klinik tersebut, dan prosesnya terus berlanjut.
Menggabungkan radiofarmasi dengan teknologi terapi modern telah membuka babak baru di sektor kesehatan, katanya.
Menurut Eslami, Iran bergerak setara dengan, dan dalam beberapa kasus bahkan lebih maju dari, negara-negara maju di banyak bidang, termasuk produksi radiofarmasi, yang ia gambarkan sebagai sumber kebanggaan bagi bangsa Iran.


