Teheran, Purna Warta – Iran secara resmi mengumumkan dimulainya operasi serangan balasan dengan menargetkan Tel Aviv serta berbagai wilayah strategis lainnya di wilayah pendudukan. Langkah ini dilakukan Teheran sebagai respons langsung atas tindakan agresi yang sebelumnya dilancarkan terhadap kedaulatan wilayahnya.
Berdasarkan laporan media setempat, puluhan rudal balistik telah diluncurkan ke arah pusat-pusat pertahanan dan pemukiman di Israel, memicu sirene peringatan di seluruh penjuru negeri, termasuk di Haifa dan wilayah utara Palestina yang diduduki.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan bahwa serangan ini merupakan bagian dari janji Teheran untuk memberikan pembalasan yang menghancurkan terhadap entitas Zionis. Televisi pemerintah Iran menegaskan bahwa setiap pelanggaran terhadap kedaulatan nasional tidak akan dibiarkan tanpa jawaban yang tegas.
Dalam perkembangan terbaru, gelombang ketiga serangan rudal dilaporkan telah terdeteksi, sementara pihak militer Israel mengonfirmasi adanya rentetan proyektil yang mengarah ke jantung kota Tel Aviv.
Eskalasi ini dipicu oleh serangan udara “pre-emptive” yang dilakukan oleh pesawat tempur Israel terhadap beberapa titik di Teheran, termasuk area Universitas dan distrik Republik, awal pekan ini. Menteri Keamanan Israel, Israel Katz, sebelumnya mengklaim serangan tersebut diperlukan untuk menghilangkan ancaman.
Namun, Iran membalas dengan menegaskan hak mereka untuk membela diri sesuai dengan hukum internasional, serta memperingatkan bahwa operasi militer akan terus berlanjut hingga tujuan strategis tercapai.


