Khartoum, Purna Warta – Kementerian Luar Negeri Iran mengecam pembunuhan puluhan warga sipil tak bersenjata di kota Kalogi, negara bagian Kordofan Selatan, Sudan, dan menyerukan tindakan internasional yang mendesak.
Baca juga: Laporan Sebutkan Israel Melakukan 57 Serangan terhadap Jurnalis Palestina pada Bulan November
Dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baqaei mengecam pembantaian puluhan warga sipil tak berdaya di wilayah Kalogi, negara bagian Kordofan Selatan, Sudan.
Ia menyesalkan sikap diam masyarakat internasional dalam menghadapi situasi kemanusiaan yang mengerikan dan pembantaian berulang kali terhadap orang-orang tak berdosa di Sudan.
Baqaei juga mendesak masyarakat internasional untuk segera mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada para pengungsi Sudan dan mengambil langkah-langkah serius dan efektif untuk menghentikan campur tangan asing di Sudan serta mencegah transfer senjata kepada pemberontak Sudan, yang ia identifikasi sebagai pendorong utama berlanjutnya dan meningkatnya krisis.
Hampir 80 orang – lebih dari separuhnya anak-anak – tewas dalam serangkaian serangan pesawat tak berawak yang menargetkan sebuah taman kanak-kanak, sebuah rumah sakit, dan tim penyelamat di Sudan selatan, kata pejabat setempat pada hari Minggu, menyalahkan serangan tersebut pada Pasukan Dukungan Cepat (RSF) paramiliter.
Baca juga: Tentara Benin Umumkan Kudeta, Presiden Tegaskan Pasukan Kembalikan Kendali
Serangan yang terjadi pada hari Kamis tersebut melibatkan tiga serangan, “pertama sebuah taman kanak-kanak, kemudian sebuah rumah sakit, dan yang ketiga kalinya ketika orang-orang mencoba menyelamatkan anak-anak”, kata Essam al-Din al-Sayed, kepala unit administrasi Kalogi.
Badan anak-anak PBB mengatakan serangan itu menewaskan lebih dari 10 anak berusia antara lima dan tujuh tahun, sementara Kementerian Luar Negeri yang berafiliasi dengan militer menyebutkan jumlah korban tewas secara keseluruhan mencapai 79, termasuk 43 anak-anak.


