Iran Bersumpah untuk Tidak Pernah Melupakan Pembantaian Sekolah Minab

Teheran, Purna Warta – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menyatakan pada hari Rabu bahwa kenangan akan 165 anak dan guru yang gugur dalam serangan udara AS-Israel di sebuah sekolah di Minab akan “selamanya terukir di hati Iran.”

Baqaei mengatakan dalam sebuah unggahan di X bahwa “malaikat-malaikat tak berdosa” itu dimakamkan dalam upacara khidmat sehari setelah serangan AS-Israel.

“Kehidupan berharga anak-anak tak berdosa ini diputus tanpa ampun oleh para pembunuh genosida, tetapi kenangan mereka akan hidup selamanya di hati Iran,” tulisnya.

Serangan itu terjadi pada subuh tanggal 28 Februari, ketika pasukan rezim AS dan Israel melancarkan “perang ilegal dan tanpa provokasi” terhadap negara tersebut.

Rentetan rudal menghantam sekolah dasar dan prasekolah Shajareh Tayebeh di Minab, provinsi Hormozgan, menewaskan 165 siswa dan guru.

Para pejabat Iran mengutuk serangan itu sebagai tindakan genosida yang disengaja terhadap warga sipil, dan berjanji akan meminta pertanggungjawaban kepada mereka yang bertanggung jawab.

Tragedi ini telah memicu duka cita yang meluas di seluruh Iran, dengan upacara dan penghormatan publik yang diadakan untuk anak-anak tersebut oleh masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *