Teheran, Purna Warta – Militer Iran secara resmi mengumumkan keberhasilan unit pertahanan udara mereka dalam menjatuhkan sedikitnya 12 pesawat tanpa awak (drone) milik Israel. Insiden ini terjadi di tengah berlangsungnya Operasi True Promise 4 yang diluncurkan sebagai respons atas tindakan agresif rezim Zionis terhadap kedaulatan wilayah Iran.
Pasukan Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan bahwa drone-drone tersebut terdeteksi memasuki ruang udara sensitif sebelum akhirnya dilumpuhkan dengan presisi tinggi. Keberhasilan ini menunjukkan kesiapan sistem pertahanan udara domestik Iran dalam menghadapi teknologi militer Barat yang dikerahkan oleh pihak musuh di kawasan.
Komandan militer Iran menegaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari hak sah negara untuk membela diri dari segala bentuk infiltrasi asing. Penggunaan teknologi radar canggih buatan dalam negeri menjadi kunci utama dalam mengidentifikasi target-target udara berukuran kecil tersebut dengan sangat cepat.
Pihak Teheran memperingatkan bahwa setiap upaya pelanggaran wilayah udara lebih lanjut akan dihadapi dengan kekuatan militer yang jauh lebih besar dan mematikan. Operasi True Promise 4 dirancang untuk memberikan pesan yang jelas kepada Tel Aviv bahwa Iran memiliki kendali penuh atas wilayah udaranya.
Beberapa laporan dari lapangan menyebutkan bahwa puing-puing pesawat tanpa awak tersebut telah ditemukan di beberapa titik strategis di wilayah perbatasan Iran. Tim teknis militer kini sedang melakukan analisis mendalam terhadap sisa-sisa perangkat elektronik guna memahami kemampuan intelijen yang coba digunakan oleh pihak Israel.
Masyarakat internasional terus memantau perkembangan eskalasi ini dengan kekhawatiran akan terjadinya konfrontasi militer terbuka yang lebih luas di Timur Tengah. Namun, Iran menyatakan bahwa mereka tidak mencari perang, melainkan hanya melakukan tindakan defensif yang diperlukan untuk menjaga keamanan nasional.
Situasi di kota-kota besar Iran dilaporkan tetap tenang meskipun aktivitas militer di perbatasan terus meningkat selama beberapa jam terakhir. Pemerintah Iran mengimbau warga untuk tetap waspada namun tidak terpengaruh oleh propaganda negatif yang disebarkan oleh media-media pro-Barat.
Langkah tegas ini diambil di tengah tekanan politik global yang terus menuntut Iran untuk menahan diri dari tindakan balasan yang lebih masif. Namun, bagi Teheran, menjaga integritas wilayah adalah prioritas utama yang tidak dapat ditawar oleh kepentingan politik luar negeri manapun saat ini.


